Sesi kualifikasi yang diguyur hujan deras di Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos meninggalkan rasa frustrasi bagi kubu Oscar Piastri. Pembalap muda asal Australia tersebut harus puas tersingkir lebih awal setelah menilai timnya terlambat mengambil keputusan krusial untuk beralih menggunakan ban tipe intermediet di atas lintasan yang basah.
Sepanjang sesi Q1, lintasan Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos memaksa seluruh kontestan untuk menggunakan ban full wet. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi aspal mulai menunjukkan tanda-tanda membaik ketika memasuki fase Q2. Sayangnya, momentum penting tersebut gagal dimanfaatkan secara maksimal oleh garasi Woking dalam membaca perubahan cuaca yang begitu cepat.
Saya baru saja menyelesaikan satu putaran, tetapi saya rasa kami beralih ke ban intermediet sedikit terlalu terlambat dan membutuhkan tambahan satu atau dua putaran lagi untuk benar-benar mendapatkan suhu optimal pada ban tersebut, ungkap Oscar Piastri kepada awak media usai sesi penentuan posisi start tersebut.

Selain masalah waktu pergantian kompon, pembalap bernomor mobil 81 itu juga mengakui bahwa dirinya sempat keliru menerapkan batas traksi lintasan. Beberapa jalur balap atau racing line yang sebelumnya ia gunakan saat memakai ban basah ternyata tidak berfungsi optimal ketika bertransisi ke ban intermediet, sehingga menuntut evaluasi mendalam bersama para insinyur.
Ketika disinggung mengenai dampak pengibaran bendera merah yang sempat menghentikan jalannya sesi, ia menegaskan bahwa insiden tersebut dirasakan oleh semua pesaing. Meskipun demikian, ia tetap menyayangkan hilangnya kesempatan emas untuk memperbaiki catatan waktu putaran di saat-saat krusial kualifikasi.
Hasil akhir menempatkan Oscar Piastri di posisi ke-12 secara virtual. Beruntung bagi pembalap McLaren tersebut, hukuman penalti grid yang dijatuhkan kepada Charles Leclerc dan Lewis Hamilton akibat pergantian komponen power unit membuat posisi startnya terkatrol naik ke grid ke-10.

Menyongsong jalannya balapan utama, tantangan besar telah menanti jika kondisi cuaca kembali diguyur hujan. Rekan setimnya, Lando Norris, justru berhasil tampil cemerlang dengan merebut pole position di tengah kekacauan cuaca Interlagos.
Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi skuad McLaren dalam menjaga konsistensi poin di klasemen kejuaraan dunia. Saat ini, Lando Norris dan Oscar Piastri masing-masing menempati peringkat keenam dan ketujuh klasemen sementara pembalap dengan koleksi 221 serta 144 poin.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!