Oscar Piastri mengecam keras tindakan Carlos Sainz setelah kontak di Grand Prix F1 Hungaria 2026 merusak peluangnya mempertahankan posisi terdepan.
Piastri memimpin fase awal balapan dan masih terlibat dalam perebutan kemenangan ketika insiden tersebut terjadi. Setelah menyelesaikan pit stop, pembalap McLaren itu mengejar Sainz untuk melakukan overlap.
Kontak terjadi ketika Piastri mencoba melewati mobil Williams milik Sainz. Insiden tersebut membuatnya kehilangan beberapa detik penting terhadap rekan setimnya, Lando Norris, yang belum melakukan pit stop kedua.

Norris kemudian masuk pit dan kembali ke lintasan dalam posisi net lead. Perubahan posisi itu menjadi titik balik penting karena Piastri sebelumnya masih memiliki keuntungan posisi lintasan dalam duel internal McLaren.
“Bagi saya, sama sekali tidak ada alasan. Itu pasti salah satu hal paling bodoh yang pernah saya lihat di lintasan balap,” kata Piastri.
“Saya benar-benar tidak peduli alasan apa yang diberikan,” lanjutnya.
Piastri telah menyampaikan kemarahannya melalui radio tim sesaat setelah kontak. Seusai balapan, ia tetap menilai tindakan Sainz tidak dapat dibenarkan, meskipun pembalap Williams tersebut menyebut kegagalan sistem blue flag sebagai penyebab dirinya tidak menyadari kehadiran Piastri.
Kesulitan Piastri tidak berhenti pada insiden tersebut. Kerusakan gearbox kemudian memaksanya menghentikan mobil di sisi lintasan dan mengakhiri balapannya ketika masih berada dalam persaingan podium.
Lando Norris akhirnya mengamankan kemenangan pertama McLaren pada musim 2026. Piastri menilai dirinya juga memiliki peluang kuat untuk menang apabila mampu mempertahankan posisi lintasan hingga fase akhir.
“Ini jelas merupakan peluang yang hilang. Kecepatan dengan ban hard memang tidak terlalu bagus, tetapi selama saya mempertahankan posisi lintasan, saya merasa masih memiliki peluang cukup baik untuk bertahan sampai akhir,” ujar Piastri.
Menurut Piastri, kemenangan tersebut tidak akan diraih dengan mudah karena performanya menggunakan ban hard tidak sekuat yang diharapkan. Namun, karakter Hungaroring yang menyulitkan proses menyalip memberinya keyakinan bahwa posisi terdepan masih dapat dipertahankan.
“Hasilnya mungkin tidak akan terlihat indah, tetapi saya merasa itu masih memungkinkan. Setelah insiden tersebut, hampir semua hal yang bisa salah, termasuk sesuatu yang tidak pernah terpikirkan, benar-benar terjadi,” tutupnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!