SPONSORED

Ollie Bearman Ungkap Alasan Tak Menyesal Ambil Risiko di F1 GP AS 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ollie Bearman Ungkap Alasan Tak Menyesal Ambil Risiko di F1 GP AS 2026
TO NEWS OVERVIEW
Ollie Bearman © XPB Images

Ollie Bearman menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa menyesal atas keputusan agresif yang diambilnya pada awal balapan Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap muda asal Inggris tersebut terlibat dalam duel sengit perebutan posisi kesepuluh melawan Pierre Gasly yang berujung pada insiden senggolan di atas lintasan.

Pertarungan ketat tersebut bermula ketika periode Virtual Safety Car berakhir pada lap kedua. Memanfaatkan celah yang ada, pembalap muda didikan akademi Ferrari ini mencoba melancarkan serangan krusial ke arah pembalap asal Prancis di Tikungan 13, namun manuver tersebut berbuah kontak fisik yang merugikan kedua belah pihak.

Akibat insiden tersebut, mobil Haas yang dikemudikannya mengalami kerusakan parah pada bagian aerodinamika, selain harus menerima hukuman penalti waktu 10 detik dari pengawas balapan. Situasi ini membuat performa kendaraannya merosot drastis hingga akhirnya terpaksa memutuskan untuk masuk garasi dan gagal menyentuh garis finis setelah merampungkan 24 putaran.

Ayumu Iwasa Gantikan Max Verstappen di FP1 GP Meksiko 2026
Baca JugaAyumu Iwasa Gantikan Max Verstappen di FP1 GP Meksiko 2026

Ia menjelaskan insiden tersebut secara terbuka kepada media setelah balapan berakhir dengan menyatakan, "Saya masuk ke sisi dalamnya, dia melihat saya karena dia menyisakan ruang tetapi bagi saya itu tidak terasa cukup. Itu sedikit ruang tetapi hanya setengah mobil dan pada saat saya berkomitmen, saya tidak bisa menghilang."

ADVERTISEMENT

Kerusakan masif pada komponen mobil membuat catatan waktunya melambat secara signifikan setiap putaran akibat kehilangan downforce yang krusial di sirkuit tersebut. Meski demikian, ia tetap bersikeras bahwa insiden tersebut seharusnya dikategorikan sebagai insiden balapan biasa alih-alih memberatkan sebelah pihak.

Keputusan untuk tampil habis-habisan diambil karena menyadari bahwa timnya saat ini masih kesulitan untuk bersaing secara murni melawan tim-tim papan tengah lainnya seperti rival langsung mereka. Menurutnya, pendekatan konservatif tidak akan membawa tim meraih poin yang sangat dibutuhkan dalam persaingan ketat musim ini.

Ia menambahkan, "Jujur saja, saya tidak menyesal melakukan manuver itu karena pada tahap ini jika kita tidak melakukan sesuatu yang spesial dan mendapat sedikit keberuntungan, bersikap agresif dan mengambil risiko, maka kita tidak akan mencetak poin karena kita tidak cukup cepat untuk melakukannya secara murni."

ADVERTISEMENT

Sementara itu, tanggapan berbeda datang dari kubu lawan yang terlibat langsung dalam senggolan tersebut. Pembalap utama tim Alpine menilai bahwa upaya menyalip yang dilakukan terlalu memaksakan keadaan meskipun mengakui bahwa niat tersebut tidak sepenuhnya dilakukan secara ugal-ugalan.

Ia mengungkapkan pandangannya mengenai insiden tersebut dengan berkata, "Saya pikir manuver itu sedikit terlalu optimis, tidak gila, tetapi sedikit terlalu optimis. Sayangnya, ada sentuhan ini yang merugikan kami dan mungkin merugikan waktu balapan 5-10 detik setelahnya. Itu tidak ideal, tetapi pada saat yang sama, dia mencobanya. Itu bukan gerakan yang paling bersih."

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU