SPONSORED

Oliver Rowland Siap Lawan Tekanan Gelar Formula E

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Oliver Rowland Siap Lawan Tekanan Gelar Formula E TO NEWS OVERVIEW
© 2026 Getty Images

Oliver Rowland menegaskan dirinya siap menghadapi tekanan perebutan gelar dunia Formula E setelah kemenangan penting di Monaco menghidupkan kembali momentum musim 2026. Pembalap Nissan itu akhirnya meraih kemenangan pertamanya musim ini di Circuit de Monaco dan naik ke posisi kedua klasemen sementara di tengah persaingan yang semakin ketat.

Kemenangan tersebut memiliki arti penting bagi Rowland karena menjadi kemenangan pertamanya sejak Tokyo E-Prix Mei tahun lalu. Meski tetap tampil konsisten sepanjang musim, performa satu lap dan hasil kualifikasi masih menjadi titik lemah utama dalam upaya mempertahankan gelar dunia.

Dari 10 balapan yang sudah berlangsung musim ini, Rowland mencatat satu kemenangan dan lima podium tambahan. Namun, pola performanya sangat kontras karena ia juga empat kali finis di luar zona poin. Karakter musim seperti itu memperlihatkan bahwa kecepatan balapan Nissan masih cukup kompetitif, tetapi posisi start terus menjadi faktor yang menghambat stabilitas hasil.

Formula E Pertahankan Jeddah di Kalender Gen4
Baca JugaFormula E Pertahankan Jeddah di Kalender Gen4

“Sudah cukup lama sejak terakhir kali saya menang, jadi saya senang bisa mengakhiri itu,” kata Rowland kepada RacingNews365.

ADVERTISEMENT

“Tetapi masih ada sekitar 20 persen dari diri saya yang bertanya mengapa kami belum cukup cepat dalam satu lap. Namun kami tetap berhasil menyelesaikan tugas.”

Masalah one-lap pace kini menjadi isu penting dalam perebutan gelar Formula E musim ini. Menariknya, pemimpin klasemen sementara Mitch Evans juga mengalami kendala serupa di sesi kualifikasi. Dalam format Formula E modern yang sangat sensitif terhadap posisi start dan manajemen energi, kegagalan memaksimalkan performa satu lap dapat langsung mengubah strategi balapan secara signifikan.

Dengan pengecualian dua seri di Shanghai, mayoritas sirkuit tersisa musim ini diperkirakan akan sangat bergantung pada posisi grid. Hal tersebut membuat Nissan berada dalam tekanan untuk meningkatkan performa qualifying agar Rowland tidak terus dipaksa melakukan recovery race dari posisi belakang.

ADVERTISEMENT

Menariknya, setelah 10 ronde musim lalu, Rowland sebenarnya sudah mengoleksi tiga kemenangan. Musim ini jumlah kemenangan memang menurun drastis, tetapi konsistensi podium masih menjaga dirinya tetap berada dalam perebutan gelar.

“Saya tidak terlalu khawatir soal belum menang selama saya tetap mencetak poin dan naik podium,” ujar Rowland.

“Itu yang penting. Tetapi tentu kemenangan ini memberi kepercayaan diri dan motivasi untuk seluruh tim. Namun jika kami benar-benar ingin bertarung memperebutkan gelar, kami harus sedikit meningkatkan kecepatan satu lap dan menemukan lebih banyak pace.”

ADVERTISEMENT

Situasi tersebut menunjukkan bagaimana perebutan gelar Formula E 2026 kini mulai bergeser menjadi duel efisiensi teknis dan konsistensi operasional. Dengan kalender memasuki fase penentuan dan gap performa antar pabrikan semakin tipis, kemampuan Nissan memperbaiki performa qualifying berpotensi menjadi faktor utama yang menentukan apakah Rowland mampu mempertahankan mahkota juara dunia musim ini.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU