SPONSORED

Toprak Razgatlioglu Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 Akibat Chattering

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Toprak Razgatlioglu Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 Akibat Chattering TO NEWS OVERVIEW
© Red Bull Content Pool

Toprak Razgatlioglu mengungkapkan masalah chattering yang dialami motornya membuatnya tidak dapat melanjutkan balapan Assen MotoGP 2026, padahal ia sedang berada di jalur untuk mencatat hasil terbaiknya sejak debut di kelas utama.

Pembalap Prima Pramac Yamaha itu memulai balapan dari posisi paling belakang setelah sesi kualifikasi yang sulit. Namun, ia langsung tampil agresif pada lap pertama dengan menyalip sejumlah pembalap dan berhasil menembus kelompok 10 besar, bahkan sempat berada tepat di belakang Fabio Quartararo sebagai salah satu pembalap Yamaha terdepan.

Momentum tersebut berubah pada lap ke-12 ketika motor mulai mengalami chattering hebat di tikungan kiri. Razgatlioglu mengatakan getaran yang muncul berbeda dari biasanya karena tidak hilang saat membuka gas, bahkan semakin parah di beberapa sektor sirkuit.

Pecco Bagnaia Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 karena Masalah Rem
Baca JugaPecco Bagnaia Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 karena Masalah Rem

"Saya memulai balapan dengan baik. Setelah masuk ke posisi 10 besar semuanya berjalan lancar, tetapi sisi kiri motor mulai mengalami chattering. Saya tidak mengerti penyebabnya. Brad Binder mengatakan dia bisa melihat motor saya, terutama di Tikungan 9, karena getarannya sangat parah dan tidak pernah berhenti," kata Razgatlioglu.

ADVERTISEMENT
© Red Bull Content Pool

Pembalap asal Turki itu menjelaskan dirinya mencoba berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk mengubah cara pengereman dan mengandalkan rem depan di tikungan kiri. Namun, tidak ada perubahan yang membuat motor kembali normal sehingga ia memutuskan kembali ke pit dan mengakhiri balapan lebih awal.

"Biasanya chattering akan hilang ketika membuka gas, tetapi kali ini berbeda. Motor terus melompat di tikungan kiri. Saya mencoba bertahan beberapa lap, tetapi itu mustahil. Saya mencoba banyak hal untuk menemukan penyebabnya, namun tetap tidak berhasil, sehingga saya memutuskan kembali ke pit karena tidak mungkin melanjutkan balapan seperti itu," ujarnya.

Sebelum masalah tersebut muncul, Razgatlioglu mengaku sangat puas dengan kecepatan balapnya menggunakan ban belakang kompon medium. Ia bahkan merasa memiliki peluang mengejar Quartararo dan mengikuti Enea Bastianini untuk membuka jarak dari kelompok di belakang.

ADVERTISEMENT

"Sebelumnya pace saya sangat bagus. Saya mengatur ban belakang dan merasa bisa menyalip Fabio, lalu mengikuti Enea beberapa lap. Tetapi ketika saya mendekati Fabio, chattering itu muncul dan saya kehilangan banyak waktu. Saya sangat marah karena saya merasa punya peluang finis di 10 besar," tutup Razgatlioglu.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU