Formula 1, Sportrik Media - Lando Norris mencatat waktu tercepat di sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Abu Dhabi 2025, hanya unggul delapan ribu detik dari Max Verstappen, menjanjikan duel sengit di akhir musim. Sesi di Yas Marina Circuit ini, yang diikuti sembilan pembalap rookie, menunjukkan dominasi McLaren dan Red Bull di tengah persaingan gelar tiga arah dengan Oscar Piastri. Selain itu, kehadiran talenta muda seperti Kimi Antonelli di posisi keempat menambah dinamika analisis performa tim utama.
Pendahuluan ini menggarisbawahi betapa ketatnya persaingan, di mana Norris, Lando Norris, mencetak 1:24.485 pada ban soft, sementara Max Verstappen tertinggal 0.008 detik. Namun, faktor rookie yang menggantikan pembalap senior—seperti Pato O'Ward untuk Piastri di McLaren—membuat sesi ini kurang representatif untuk balapan malam hari. Analisis lebih dalam mengungkap strategi tim dalam memenuhi regulasi rookie, yang telah dipenuhi oleh Mercedes melalui Antonelli dan dua sesi sebelumnya.
Dalam sesi berdurasi satu jam ini, Charles Leclerc dari Scuderia Ferrari menempati posisi ketiga dengan selisih 0.016 detik, meski mengeluhkan kurangnya grip pada mobilnya. Kejadian putaran di Turn 5 oleh Leclerc, yang menyebabkan flat-spot ban, menjadi sorotan awal, menuntut penyesuaian cepat dari kru Ferrari. Sementara itu, Nico Hulkenberg dari Stake F1 Team mengejutkan dengan posisi kelima, diikuti rekan satu timnya Gabriel Bortoleto di ketujuh, menandakan potensi Sauber di sirkuit teknis ini.
Performa rookie menjadi elemen kunci, dengan Kimi Antonelli dari Mercedes mencapai posisi keempat, hanya 0.123 detik dari puncak. Ini membandingkan menguntungkan dengan Oliver Bearman dari Haas yang finis kedelapan sebelum pensiun dini akibat masalah sensor, serta Arvid Lindblad dari Red Bull Racing di posisi ke-15. Strategi Aston Martin, yang menurunkan Jak Crawford dan Cian Shields sebagai pengganti Fernando Alonso dan Lance Stroll, menunjukkan komitmen pengembangan talenta, meski waktu mereka di urutan 19 dan 20.
Analisis dampak terhadap klasemen menyoroti keunggulan McLaren, di mana Norris kini memimpin gelar dengan 12 poin atas Verstappen, sementara Piastri absen tapi timnya tetap kompetitif. Namun, komentar dari X menekankan tekanan pada Norris: "Jika kalah, dia akan terkenang selamanya," sebut seorang pengamat, mencerminkan ekspektasi tinggi. Bandingkan dengan Ferrari, yang kesulitan grip bisa memengaruhi kualifikasi besok, prinsipal tim Fred Vasseur perlu optimalisasi aerodinamika.
Secara keseluruhan, FP1 ini mengonfirmasi Yas Marina sebagai arena taktis, di mana suhu siang hari berbeda dengan balapan malam, memaksa adaptasi ban Pirelli. Prospek akhir pekan: McLaren berpotensi pole, tapi Red Bull bisa balik serang di FP2.
Dengan demikian, sesi pembuka ini merangkum esensi 2025: inovasi rookie dan duel veteran. Pantau sportrik.com untuk update lebih lanjut.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!