Advertisement Sportrik
15s

Nicolo Bulega: Tes Ducati Peluang Emas Debut MotoGP 2027

Notifikasi
Nicolo Bulega: Tes Ducati Peluang Emas Debut MotoGP 2027
Nicolo Bulega, bintang Ducati di World Superbike © Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Nicolo Bulega, bintang Ducati di World Superbike, menyebut peran barunya sebagai test rider untuk regulasi 2027 sebagai kesempatan emas menuju mimpi debut di kelas premier. Penggantinya Marc Marquez yang cedera ini tampil solid di debut Portugal, finis ke-15 dengan satu poin meski crash di sprint. Selain itu, pengalaman Bulega dengan ban Pirelli menjadi aset berharga bagi Ducati di tengah transisi ban MotoGP mulai 2027.

 

Debut Bulega di Portimao akhir pekan lalu menunjukkan adaptasi cepat terhadap Desmosedici GP25, meski tantangan utama datang dari ban Michelin yang berbeda drastis dengan Pirelli di WSBK. Ia memulai dari posisi 18, crash di lap keempat sprint karena terlalu agresif mengerem kebiasaan dari superbike tapi bangkit di balapan utama dengan strategi konservatif, finis ke-15 di lap-lap akhir saat ban sudah aus. Namun, data Ducati mengungkap performa impresif: kecepatan lap terbaiknya justru di akhir balapan, menandakan pemahaman mendalam terhadap motor. Analisis lebih dalam, ini membuktikan potensi Bulega sebagai aset jangka panjang, terutama saat MotoGP beralih ke Pirelli yang lebih familiar baginya.

Francesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026
Baca JugaFrancesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026

 

ADVERTISEMENT

Peran test rider tahun depan akan fokus pada pengembangan motor 850cc untuk 2027, di mana Bulega akan memimpin uji coba ban Pirelli. Ducati memilihnya karena feeling superior dengan ban tersebut, memungkinkan pemanfaatan 100% potensi keunggulan atas rival seperti Pecco Bagnaia yang terbiasa Michelin. Davide Tardozzi, sporting director Ducati, menegaskan kontribusi ini krusial untuk dominasi masa depan, mengingat Bulega finis runner-up WSBK 2025 dengan 12 kemenangan. Selain itu, akses data dari rekan seperti Alex Marquez dan Fermin Aldeguer di Portimao mempercepat pembelajarannya, meski ia akui sulit terapkan di kecepatan 350 km/jam.

 

Menjelang Valencia GP akhir pekan ini, Bulega yakin lebih siap hadapi sirkuit yang terakhir dikunjungi empat tahun lalu. "Saya tahu apa yang diharapkan sekarang, ban depan dan belakang," katanya, meski akui trek sempit Valencia menuntut fokus ekstra tanpa ruang bernapas di MotoGP.

ADVERTISEMENT

 

"Saya di sini hanya untuk belajar dan pahami hal baru. Di akhir pekan balap, tekanan tinggi tidak seperti tes tiga hari penuh," tambahnya. Analisis kami, performa ini bisa perkuat posisinya di grid 2027, terutama dengan Pirelli sebagai supplier baru yang beri keuntungan bagi pembalap WSBK seperti Bulega. Bandingkan dengan debut Marc Marquez di 2013 yang langsung podium, Bulega tunjukkan kesabaran strategis kunci sukses Ducati.

 

ADVERTISEMENT

Target utama Bulega tetap juara WSBK 2026 sebelum loncat ke MotoGP, tapi tes Ducati akan jadi jembatan ideal. Dengan dukungan data internal dan pengalaman Pirelli, prospeknya cerah untuk seat di tim satelit Ducati 2027, potensial ganggu dominasi Francesco Bagnaia di internal tim. Namun, persaingan ketat dari talenta muda seperti Pedro Acosta bisa jadi hambatan; Ducati harus pintar alokasikan sumber daya.

Secara keseluruhan, langkah Bulega ini perkuat narasi Ducati sebagai inkubator talenta Italia. Ia bukan sekadar pengganti sementara, tapi investasi jangka panjang untuk era 850cc. Pantau performanya di Valencia untuk petunjuk lebih lanjut soal debut 2027 mimpi yang kian dekat. Ikuti update lengkap di Sportrik.com.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU