SPONSORED

Nicolo Bulega Optimistis Menuju MotoGP 2027

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Nicolo Bulega Optimistis Menuju MotoGP 2027 TO NEWS OVERVIEW
© Gold & Goose

Nicolo Bulega mengaku optimistis terkait peluangnya menuju MotoGP 2027 di tengah semakin kuatnya rumor kepindahan pembalap Ducati tersebut ke kelas premier.

Pemimpin klasemen WorldSBK itu menjadi salah satu nama paling banyak dibicarakan di paddock Most setelah performa dominannya sepanjang musim 2026. Situasi pasar pembalap MotoGP yang mulai berubah untuk era mesin 850cc juga membuka peluang baru bagi Bulega.

Dalam wawancara di Most, Bulega mengakui dirinya memiliki perasaan positif terkait masa depannya meski negosiasi masih berlangsung bersama manajemennya.

Pedro Acosta Tercepat di Practice MotoGP Catalunya 2026
Baca JugaPedro Acosta Tercepat di Practice MotoGP Catalunya 2026

“Saya punya feeling yang bagus. Kami masih membicarakan beberapa hal dengan manajer saya, tetapi saya optimistis, jadi kita lihat saja nanti,” ujar Bulega.

ADVERTISEMENT

Bulega juga mengonfirmasi dirinya baru saja menjalani tes MotoGP di Mugello menggunakan motor generasi 850cc terbaru. Meski hanya menjalani sekitar 25 lap, pembalap Italia itu mengaku pengalaman tersebut terasa sangat penting untuk memahami arah masa depannya.

“Tesnya singkat tetapi intens. Saya baru saja menempuh perjalanan sekitar 900 kilometer dari Balaton ke Mugello dengan mobil, jadi saya cukup lelah. Tetapi kembali mengendarai motor MotoGP di Mugello setelah tiga tahun terasa luar biasa,” jelasnya.

Meski MotoGP tetap menjadi impian utamanya sejak kecil, Bulega menegaskan dirinya tetap bahagia di WorldSBK. Ia merasa proyek Ducati Panigale generasi terbaru masih memiliki banyak potensi yang belum sepenuhnya dieksplorasi.

ADVERTISEMENT

Menurut Bulega, tantangan terbesar musim ini justru datang dari karakter motor baru Ducati yang membutuhkan pendekatan setup berbeda dibanding musim lalu. Hal itu membuat proses pengembangan motor menjadi lebih kompleks meski performanya tetap kompetitif.

“Sekarang targetnya adalah mendapatkan 100 persen potensi dari Panigale ini. Dibanding tahun lalu, motornya sekarang baru dan setiap kali kami turun ke lintasan semuanya sedikit lebih rumit,” katanya.

Bulega juga memberikan pandangannya terkait keputusan Fabio Di Giannantonio yang disebut akan meninggalkan VR46 untuk bergabung dengan KTM. Menurutnya, perpindahan tim selalu membawa risiko besar karena pembalap tidak pernah benar-benar mengetahui apa yang akan dihadapi di proyek baru.

ADVERTISEMENT

“Saat Anda pindah, tidak pernah ada jaminan. Anda tahu apa yang Anda tinggalkan, tetapi Anda tidak tahu apa yang akan Anda temukan,” ujar Bulega.

Pembalap Aruba Ducati itu juga merasa momentum menuju MotoGP sekarang menjadi waktu yang tepat karena perubahan regulasi besar akan dimulai pada 2027. Namun, ia tetap menegaskan tidak akan kecewa jika akhirnya bertahan di WorldSBK.

“Kalau itu terjadi, tentu saya akan sangat senang karena itu impian saya sejak kecil. Tetapi jika tidak, saya tetap sangat bahagia berada di Superbike sebagai pembalap yang sedang menang sekarang,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU