WorldSBK, Sportrik Media - Nicolo Bulega mengawali musim World Superbike 2026 dengan kemenangan dominan pada Race di Phillip Island, menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat perburuan gelar bersama Aruba.it Racing Ducati.
Sejak awal akhir pekan, Bulega menunjukkan kecepatan yang konsisten di sirkuit cepat Phillip Island. Ia menjadi yang tercepat dalam seluruh sesi latihan bebas, sebelum mengonversi performa tersebut menjadi pole position di sesi Superpole. Start dari posisi terdepan memberi keuntungan strategis, terutama di lintasan yang menuntut komitmen tinggi pada sektor berkecepatan menengah hingga tinggi.
Saat lampu start padam, Bulega langsung mengamankan holeshot di Tikungan 1 dan mempertahankan garis balap ideal di sektor pembuka. Keunggulan posisi tersebut krusial, mengingat Phillip Island memiliki karakteristik aliran cepat yang menyulitkan pembalap di belakang untuk melakukan manuver tanpa mengambil risiko besar. Sejak lap pertama, Bulega mampu membangun ritme yang stabil dan menciptakan jarak aman dari kelompok pengejar.

Meski secara visual terlihat sebagai kemenangan yang relatif nyaman, Bulega menegaskan bahwa menjaga fokus selama durasi balapan tetap menjadi tantangan utama. Dengan durasi sekitar 45 menit, manajemen ban menjadi faktor penting, terutama di lintasan yang terkenal agresif terhadap degradasi sisi kiri ban akibat dominasi tikungan panjang berkecepatan tinggi.
Pembalap Italia tersebut menjaga konsistensi waktu putaran tanpa memaksakan performa berlebihan di fase awal. Strategi ini memungkinkan ban tetap berada dalam jendela kerja optimal hingga paruh akhir balapan. Ketika para rival mulai mengalami penurunan performa akibat degradasi, Bulega justru mampu mempertahankan kecepatan dan memperlebar jarak.
Secara teknis, Ducati Panigale V4 R kembali menunjukkan keseimbangan yang solid antara stabilitas saat pengereman dan traksi saat keluar tikungan. Di sektor-sektor cepat seperti Lukey Heights dan Southern Loop, Bulega terlihat sangat percaya diri memanfaatkan keunggulan aerodinamika serta stabilitas sasis motor. Kombinasi ini membuatnya mampu mempertahankan kecepatan minimum tinggi tanpa kehilangan kontrol.
Kemenangan di Phillip Island ini memiliki arti strategis dalam konteks kejuaraan. Mengamankan poin maksimal pada putaran pembuka memberikan fondasi kuat dalam perebutan gelar, sekaligus mengirim sinyal kepada para rival bahwa konsistensi Ducati masih menjadi standar yang harus dikejar. Hasil ini juga memperpanjang daftar kemenangan Bulega di WorldSBK, semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu pembalap paling kompetitif di grid saat ini.
Selain faktor teknis, eksekusi tim juga berperan penting. Strategi pemilihan set-up sejak hari pertama tampak selaras dengan kebutuhan balapan, tanpa perubahan ekstrem menjelang Race. Stabilitas arah pengembangan selama akhir pekan memungkinkan Bulega fokus pada adaptasi gaya balap ketimbang mencari solusi darurat.
Di sisi lain, kemenangan ini juga menjadi validasi atas pendekatan Aruba Ducati dalam mempersiapkan musim 2026. Dengan regulasi yang relatif stabil dibanding era sebelumnya, pengembangan detail kecil pada elektronik dan distribusi bobot menjadi pembeda utama. Bulega mampu memanfaatkan paket tersebut secara maksimal, terutama dalam menjaga ritme konstan yang sulit ditandingi.
Phillip Island sendiri dikenal sebagai sirkuit yang kerap menghadirkan balapan dramatis. Namun pada kesempatan ini, dominasi Bulega membatasi peluang duel langsung di barisan depan. Hal tersebut justru menyoroti tingkat kontrol dan presisi yang ia tampilkan sepanjang balapan.
Dengan momentum kuat dari Australia, Bulega kini memasuki fase berikutnya musim 2026 sebagai pemimpin klasemen sementara. Tantangan berikutnya akan datang dari sirkuit dengan karakter berbeda, di mana kemampuan adaptasi terhadap kondisi teknis dan tata letak lintasan akan kembali diuji.
Namun satu hal telah jelas: kemenangan di Phillip Island bukan sekadar hasil satu balapan, melainkan pernyataan awal dalam kampanye gelar 2026. Jika konsistensi ini mampu dipertahankan, Bulega berpotensi menjadi poros utama persaingan musim ini.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!