WorldSBK, Sportrik Media - Pembalap Nicolo Bulega mengakui tidak mudah menjaga kepercayaan diri saat hujan ringan memengaruhi fase awal Superpole Race putaran Australia WorldSBK di Phillip Island.
Bulega sempat turun ke posisi keempat selepas start, ketika Yari Montella memimpin balapan dan pemenang Race 1 itu tertahan di belakang dua bersaudara Lowes. Dalam empat lap pertama, pembalap Italia tersebut harus memulihkan posisi sebelum akhirnya merebut kembali pimpinan lomba dan melesat tanpa perlawanan berarti hingga finis dengan keunggulan 2,7 detik.
“Very good result, another one,” ujar Bulega dalam wawancara parc ferme siaran internasional WorldSBK.

“Pada lap-lap awal dengan tetesan hujan kecil itu tidak mudah untuk tetap percaya diri. Tetapi setelah beberapa lap saya mulai membalap lebih baik dan akhirnya bisa memenangi balapan ini. Saya sangat senang.”
Di belakang Bulega, dua pembalap Bimota yakni Axel Bassani dan Alex Lowes melengkapi podium. Bagi Bassani, hasil tersebut menjadi podium perdana Bimota di World Superbike, setelah ia memanfaatkan momentum di belakang Bulega untuk menyalip Montella dan menjaga jarak dari kelompok pengejar.
“It’s been really funny racing, especially in the start, the first three or four laps,” kata Bassani.
“Ada sedikit kekacauan karena hujan ringan, tetapi saat saya bisa tetap di belakang Nicolo, saya tahu itu waktunya menekan. Kami berhasil membuat jarak dan saya sangat senang, apalagi Alex juga di podium. Bagi saya ini balapan yang sempurna.”
Sementara itu, posisi ketiga bagi Alex Lowes menjadi kebangkitan setelah pada Race 1 ia melorot ke posisi ketujuh di paruh kedua lomba.
“Kemarin saya seperti terus mundur dalam balapan, tidak merasa nyaman sama sekali,” jelas Lowes.
“Hari ini kami melakukan perubahan besar pada motor semalam dan saya mencoba memahami cara terbaik membalap dengannya. Motor terasa hebat dan saya sangat senang bisa meraih podium ini. Hasil fantastis juga untuk Axel, dia memang pantas mendapatkannya.”
Superpole Race yang dipengaruhi kondisi cuaca berubah-ubah tersebut menjadi penentu posisi start untuk Race 2, sekaligus mempertegas kekuatan Bulega dalam membaca kondisi lintasan basah menjelang lanjutan putaran Australia.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!