Joan Mir yakin Honda kini hanya selangkah lagi dari perebutan podium MotoGP secara murni setelah tampil kompetitif pada sprint race MotoGP Prancis 2026 di Le Mans. Pembalap Honda tersebut finis keenam dan menilai hasil itu jauh lebih penting karena diraih lewat pace balapan yang konsisten, bukan akibat crash pembalap lain.
Mir tampil stabil sepanjang sprint 13 lap di Le Mans dan mampu menjaga ritme bersama kelompok depan. Dibanding beberapa seri sebelumnya, performa RC213V terlihat lebih terkendali, terutama dalam manajemen grip belakang dan stabilitas pengereman di sektor cepat.
Menurut Mir, hasil di Le Mans menunjukkan Honda mulai bergerak ke arah yang benar setelah awal musim yang sulit. Ia menilai posisi keenam kali ini menjadi validasi penting karena mampu bersaing langsung melawan motor-motor papan atas sepanjang balapan.

“Kami harus sangat senang karena mampu finis di posisi ini tanpa ada sesuatu yang terjadi di depan,” kata Mir kepada MotoGP.com.
“Ini benar-benar posisi keenam yang solid, bertarung dengan para pembalap yang saya nikmati untuk dilawan.”
Pembalap Spanyol itu juga menyinggung banyak crash yang dialaminya pada awal musim ketika mencoba memaksimalkan potensi Honda dalam kondisi paket motor yang belum sepenuhnya kompetitif. Menurut Mir, Honda kini mulai memiliki kontrol yang lebih baik terhadap perilaku motor dibanding beberapa seri sebelumnya.
“Benar bahwa sebelumnya kami sering berada di posisi seperti ini, tetapi kami tidak mampu menyelesaikan balapan. Sekarang terlihat kami mulai membuat semuanya sedikit lebih terkendali,” lanjutnya.
Meski demikian, Mir mengakui Honda masih memiliki kelemahan besar pada area traksi keluar tikungan. Ia menyebut dirinya masih harus mengambil risiko besar untuk menjaga pace melawan rival-rival Ducati, Aprilia, dan KTM.
“Saya masih harus mengambil banyak risiko karena traksi kami sangat buruk. Tetapi kami akan terus bekerja dan mencoba mengambil satu langkah lagi untuk bertarung memperebutkan podium yang nyata, bukan karena pembalap lain absen atau crash,” ujar Mir.
Performa Honda di Le Mans juga menjadi sinyal positif setelah perkembangan RC213V mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Musim lalu, Mir dan Johann Zarco sempat memberikan podium untuk Honda dalam kondisi tertentu, sementara hasil terbaik Honda sejauh musim 2026 masih berupa finis kelima sprint race milik Luca Marini di COTA.
Kemenangan terakhir Honda sendiri terjadi di Le Mans musim lalu ketika Zarco meraih kemenangan emosional dalam kondisi basah. Dengan prakiraan hujan kembali muncul untuk grand prix hari Minggu, Honda berpotensi kembali menjadi ancaman serius jika kondisi lintasan berubah drastis.
Hasil sprint Le Mans kini memberikan optimisme baru bagi proyek MotoGP Honda yang tengah membangun ulang fondasi teknis mereka menjelang era regulasi baru 2027.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!