Broc Feeney nyaris kehilangan mesin pada putaran terakhir tes pra-enduro di Queensland Raceway, Selasa. Mobil #88 Red Bull Mustang kehilangan tenaga saat Feeney membawanya, namun ia sigap mematikan mesin sebelum terjadi kerusakan parah.
Meski mesin tidak meledak, ditemukan serpihan logam di filter oli setelah mobil kembali ke garasi. Temuan itu memaksa tim melakukan penggantian mesin secara darurat. Broc Feeney akan menggunakan mesin V8 baru untuk sesi ride day pada Rabu, sementara unit yang rusak akan dikirim ke bengkel Triple Eight untuk analisis lebih lanjut.
Manajer tim Triple Eight, Mark Dutton, menjelaskan bahwa data kelistrikan mobil tidak menunjukkan indikasi masalah yang jelas. "Data vital terlihat baik, hanya saja tenaga sedikit turun. Ada serpihan logam di filter, jadi kami perlu memahami apa yang terjadi," ujarnya kepada Speedcafe.

Dutton memuji kewaspadaan Feeney. "Broc sangat sigap, dia merasakan langsung dan langsung menghentikan mobil. Jika dia terus memaksakan, mungkin kerusakannya akan lebih parah. Ketika mesin tidak hancur total, 90 persen komponen masih bisa diselamatkan, itu penghematan biaya besar," jelasnya.
Ini menjadi masalah ketiga yang menimpa mesin Ford selama perpanjangan tes di Queensland Raceway. Sebelumnya, Rylan Gray mengalami masalah pada camshaft yang macet, memaksanya ganti mesin antara dua sprint race. Sementara Matt Payne kehilangan Sprint Cup akibat kegagalan mekanis pada drivetrain.
Sebagai pemasok mesin Ford untuk seluruh grid, Dutton mengakui ada kekhawatiran menjelang balapan enduro. "Kami selalu khawatir jika ada masalah mekanis, apalagi mesin. Analisis menyeluruh akan dilakukan pada mesin Payne dan mesin ini untuk mencari tahu penyebabnya," pungkasnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!