ZANDVOORT — Toto Wolff mengungkapkan bahwa Mercedes tidak berada dalam posisi finansial yang cukup untuk mengembangkan mobil Formula 1-nya seagresif rival-rivalnya. Pernyataan ini muncul di tengah persaingan ketat menuju akhir musim 2026, di mana tim asal Jerman itu justru memimpin klasemen.
Sepanjang musim ini, Mercedes tampil sebagai kekuatan dominan, dengan Andrea Kimi Antonelli memimpin perburuan gelar juara dunia pembalap dan memperbesar keunggulan di klasemen konstruktor. Namun, Ferrari dan McLaren terus mendekat, terbukti dengan dua kemenangan masing-masing, termasuk kemenangan kedua Lando Norris di Zandvoort pada akhir pekan lalu.
Wolff, yang berbicara setelah balapan di Belanda, menyampaikan kekhawatiran yang bisa dianggap mengkhawatirkan. "Kami tidak punya uang untuk melakukan pengembangan pada mobil," ujarnya kepada media, termasuk Motorsport Week. "Saya sudah katakan sebelumnya bahwa kami mencoba membagi pengembangan secara merata sepanjang musim, berdasarkan perhitungan kapan kami bisa membawa pembaruan terbesar dan mengoptimalkan poin kejuaraan. Kami tidak bisa melakukan apa yang tidak bisa kami lakukan."

Ketika ditanya mengapa Mercedes, tim yang mendominasi era regulasi 2014-2021, tampak kekurangan dana dibandingkan yang lain, Wolff menjelaskan bahwa pengeluaran di awal pengembangan tidak berlebihan. "Saya tidak berpikir demikian. Saya hanya berpikir kami adalah organisasi dengan ukuran dan infrastruktur tertentu. Kami memiliki mobil yang sangat cepat, tetapi kami kehilangan 50 hingga 100 poin karena masalah reliabilitas. Itu seharusnya memberi kami celah yang lebih besar dari yang kami miliki sekarang," jelasnya.
Wolff menegaskan bahwa timnya akan terus menjalankan rencana yang sudah disusun, meskipun ada keterbatasan finansial. "Kami hanya terus mengeksekusi apa yang menjadi rencana dan apa arti realitas finansial bagi kami," katanya. Ia juga mengisyaratkan bahwa strategi pengeluaran tim lain bisa berbeda, dengan beberapa tim mungkin menghabiskan lebih banyak di awal dan tengah musim, sementara yang lain menabung untuk akhir musim.
Pernyataan ini muncul setelah Lewis Hamilton sempat meminta pembicaraan 'offline' dengan Ferrari terkait kesalahan strategi di Zandvoort. Situasi ini menambah dinamika persaingan menuju akhir musim, di mana setiap pengembangan bisa menjadi penentu. Dengan keterbatasan finansial yang diakui, Mercedes harus memastikan setiap pembaruan yang dibawa benar-benar efektif untuk mempertahankan keunggulan mereka.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!