Tim McLaren diyakini telah menemukan solusi tuntas untuk mengatasi kendala sistem bahan bakar yang sempat menghantui Lando Norris pada balapan sebelumnya. Langkah taktis ini diwujudkan melalui serangkaian penyesuaian mesin menjelang akhir pekan Formula 1 Grand Prix Singapura yang krusial bagi peta persaingan musim ini.
Masalah yang berkaitan dengan sistem injeksi bahan bakar ini sebelumnya membuat Lando Norris kehilangan kecepatan puncak yang signifikan di lintasan lurus Baku, serta sempat menjalar dengan intensitas lebih ringan ke mobil rekan setimnya, Oscar Piastri, sebelum kembali menjadi kendala di Malaysia.
Dilansir dari Autosport, McLaren memutuskan untuk melakukan sejumlah perubahan perifer pada komponen pendukung unit daya Mercedes di sisi tim, alih-alih pada pabrikan mesinnya, demi mengeliminasi gangguan teknis yang dinilai telah merugikan posisi start mereka secara beruntun.

"[Saya] berharap. Kami harus turun ke lintasan terlebih dahulu dan melihat seberapa besar peningkatan yang terjadi," ungkap Lando Norris saat sesi jumpa pers hari Kamis di paddock Marina Bay.
"Ini adalah dua akhir pekan yang membuat frustrasi dalam mencoba mencari tahu apa masalahnya dan mengapa ada kekurangan kecepatan tertinggi serta performa yang konstan. Terutama dalam pertarungan ketat yang kami jalani, dua sesi kualifikasi terakhir telah merugikan saya dua atau tiga posisi. Jadi, itu sangat merugikan saya," imbuhnya.
Meskipun Sirkuit Marina Bay dikenal sebagai salah satu lintasan yang paling tidak sensitif terhadap tenaga mesin di dalam kalender Formula 1, persaingan ketat di papan atas membuat McLaren tidak boleh menyia-nyiakan potensi sekecil apa pun. Sesi latihan bebas pertama (FP1) menjadi ujian krusial untuk memastikan bahwa masalah sistem bahan bakar ini telah sepenuhnya terselesaikan.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!