Menjelang akhir pekan balap Formula 1 di Singapura, sorotan tajam sempat mengarah pada keputusan taktis Ferrari saat Grand Prix Malaysia di Sepang. Tim asal Maranello tersebut dinilai melewatkan peluang emas untuk memberikan tekanan nyata kepada Max Verstappen ketika memutuskan memasang ban slick pada kedua mobil mereka saat balapan dimulai kembali di atas trek yang masih basah.
Keputusan kontroversial itu sontak memicu perdebatan di kalangan tifosi, mengingat pemilihan kompon ban yang salah membuat potensi kemenangan sirna begitu saja. Namun, Lewis Hamilton justru memilih untuk pasang badan dan membela para ahli strategi timnya di hadapan awak media, termasuk kepada Sky Sports UK jelang bergulirnya seri balapan berikutnya.
Peraih tujuh gelar juara dunia Formula 1 tersebut menjelaskan secara rinci bagaimana proses pengambilan keputusan krusial di dalam garasi tim berjalan. Menurutnya, keputusan tersebut tidak diambil secara gegabah, melainkan melibatkan banyak pihak penting yang memikul tanggung jawab bersama demi hasil terbaik di atas lintasan balap.

“Para strateghi memberikan pendapat mereka, lalu ada masukan dari Frederic Vasseur selaku kepala tim, kemudian dari Matteo Togninalli sebagai kepala operasi trek, lalu ada insinyur balap saya Carlo Santi, dan tentu saja saya juga memberikan pendapat saya,” ungkap pembalap asal Inggris tersebut.
Meski mengakui bahwa dirinya sempat merasakan kondisi lintasan masih terlalu basah untuk ban slick, Hamilton tetap menegaskan bahwa dinamika sebuah tim balap menuntut kekompakan mutlak dalam situasi menang maupun kalah. Ia juga mengingatkan publik bahwa kesalahan serupa tidak hanya dialami oleh k寳ompoknya, melainkan juga terjadi pada rival terdekat mereka di barisan depan.
“Saya merasa bahwa trek masih basah, sementara semua orang justru yakin untuk menggunakan ban slick, dan pada akhirnya saya seharusnya mendengarkan insting saya sendiri. Namun, ini adalah pekerjaan tim, kita menang dan melakukan kesalahan bersama-sama. McLaren juga melakukan kesalahan yang sama dan tidak ada satupun pihak yang mengadili mereka atas hal tersebut,” imbuhnya tegas.
Melihat performa keseluruhan dari paket mobil musim ini, Hamilton tetap menaruh rasa optimis yang tinggi bahwa kinerjanya akan terus kompetitif hingga seri pemungkas. Ia menilai bahwa kendala utama saat ini terletak pada defisit tenaga mesin, yang sudah disadari tim dan akan menjadi pekerjaan rumah besar untuk diselesaikan sepenuhnya pada musim kompetisi tahun depan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!