Menghadapi seri ke-19 Formula 1 GP Meksiko 2026, Max Verstappen menegaskan tekadnya untuk bangkit setelah akhir pekan yang rumit di Austin. Juara dunia bertahan tersebut mengakui bahwa Red Bull Racing harus segera menemukan setelan terbaik mobil untuk mengatasi tantangan unik di Autodromo Hermanos Rodriguez, terutama terkait masalah ketinggian sirkuit dan manajemen suhu mesin.
Pada balapan sebelumnya di Texas, performa RB22 tidak mampu mengimbangi kecepatan rival terdekatnya, membuat sang pembalap asal Belanda harus puas finis di posisi ketiga setelah mendapat tekanan hebat dari kubu lawan. Situasi ini memicu evaluasi mendalam di internal tim, dengan para insinyur yang bekerja keras memahami batasan teknis yang muncul pada lintasan Amerika Serikat demi memperbaiki daya cengkeram serta efisiensi aerodinamika.
Situasi akhir pekan ini dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi Verstappen, mengingat ia harus rela melewatkan sesi latihan bebas pertama (FP1). Kursi kemudinya akan diserahkan sementara kepada pembalap muda berbakat asal Jepang, Ayumu Iwasa, yang turun ke trek untuk mengumpulkan data penting bagi pengembangan skuad Milton Keynes di sisa musim.

Menanggapi tantangan tersebut, sang bintang Red Bull memberikan komentar resminya mengenai persiapan tim menjelang akhir pekan. "Ad Austin e stata una gara piu difficile del previsto, ma dobbiamo guardare agli aspetti positivi, dato che siamo comunque riusciti a conquistare un podio. Il Messico presenta condizioni molto diverse rispetto ad Austin, e difficile prevedere come ce la caveremo. Ci sono alcuni aspetti della vettura che dobbiamo prima comprendere a fondo, il team sta lavorando sodo proprio su questo. Speriamo di poter essere un po’ piu competitivi: correre qui puo essere piuttosto complicato, tra l’altitudine e il surriscaldamento, dobbiamo assicurarci che il sistema di raffreddamento funzioni correttamente e che la vettura sia nelle giuste condizioni," ungkapnya.
Sementara itu, rekan setimnya yang juga tengah mencari performa terbaik, Isack Hadjar, bertekad memetik pelajaran berharga dari kesalahan operasional yang terjadi di Austin. Pada seri sebelumnya, pembalap muda berbakat tersebut sempat kehilangan satu detik penuh per lap akibat salah menggunakan mode mesin selama paruh kedua lomba karena kurang konsentrasi.
Meski demikian, pembalap muda itu tetap menatap optimis balapan di Autodromo Hermanos Rodriguez yang memiliki memori spesial baginya karena menjadi tempat pertama ia mencicipi kokpit jet darat Formula 1. "Abbiamo lasciato Austin consapevoli che avremmo potuto ottenere di piu, e un ottimo segno di quanto siamo cresciuti in questa stagione. Andiamo in Messico con l’obiettivo di dare seguito a quanto fatto lo scorso fine settimana, concentrati al massimo sulla lotta nelle prime posizioni. Il Messico e stato il circuito dove ho guidato per la prima volta una vettura di F1, quindi e sempre bello tornarci. La passione dei tifosi e qualcosa che si percepisce in tutta la citta e in pista. Ti da la carica come pilota," ujarnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!