MotoGP, Sportrik Media - Maverick Vinales resmi mengumumkan bahwa ia akan bekerja sama dengan legenda MotoGP Jorge Lorenzo sepanjang musim 2026. Kerja sama ini menjadi bagian dari proyek ambisius Vinales di tahun keduanya bersama Tech3 KTM tim yang akan mengalami perubahan manajemen besar-besaran setelah konsorsium Guenther Steiner mengambil alih kepemilikan pada 2026.
Pengumuman yang dirilis melalui media sosial pada Sabtu (22/11/2025) ini menegaskan bahwa Lorenzo akan berperan sebagai personal coach Vinales dengan tiga fokus utama: persiapan fisik, strategic mental coaching, serta pengembangan teknis-olahraga termasuk analisis dan perencanaan race weekend yang lebih mendalam.
“Membawa Jorge ke dalam perjalanan ini adalah kesempatan besar untuk belajar dan berkembang di setiap aspek,” ujar Vinales. “Pengalaman dan perspektif luarnya akan membantu kami melangkah lebih percaya diri. Saya memulaiTahap baru ini dengan motivasi dan antusiasme yang sangat tinggi.”
Bagi Lorenzo, ini menjadi kembalinya ke sisi kompetitif MotoGP setelah terakhir kali menjadi test rider Yamaha pada 2020. Selama lima tahun terakhir, juara dunia tiga kali MotoGP itu lebih aktif sebagai komentator DAZN Spanyol.
“Maverick selalu punya bakat alami dan kecepatan luar biasa,” kata Lorenzo. “Tugas saya adalah mendampinginya, berbagi pengalaman dan pengetahuan saya, serta membantu dia mencapai versi terbaik dirinya. Saya sangat yakin jika kami meningkat di setiap area kunci, kesuksesan tidak bisa dihindari.”
ADVERTISEMENT
Langkah ini datang di saat Vinales terus terbuka mengkritik area yang harus diperbaiki KTM pada RC16 motor yang belum meraih kemenangan sejak GP Styria 2022 bersama Miguel Oliveira. Meski demikian, pembalap asal Roses itu juga ingin meningkatkan performa pribadinya yang masih naik-turun sejak pindah ke Aprilia dan kemudian KTM.
Analisis mendalam: Lorenzo dikenal sebagai salah satu pembalap paling “clinical” dalam sejarah MotoGP — spesialis qualifying, race craft sempurna, dan manajemen ban luar biasa. Kombinasi gaya agresif Vinales dengan pendekatan metodis Lorenzo berpotensi menciptakan paket pembalap yang sangat komplet, terutama di era sprint race yang menuntut konsistensi maksimal.

Dengan Tech3 yang akan bertransformasi menjadi tim satelit “premium” di bawah Steiner mulai 2026, proyek Vinales-Lorenzo ini bisa menjadi salah satu cerita paling menarik musim depan.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!