SPONSORED

Martin: Tanpa Arm Pump, Saya Bisa Lawan Marc di Misano

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Martin: Tanpa Arm Pump, Saya Bisa Lawan Marc di Misano
TO NEWS OVERVIEW
© MotoGP.com

Jorge Martin mengungkapkan kekecewaannya setelah masalah arm pump menghambat performanya di MotoGP San Marino 2026. Pembalap Aprilia Racing itu yakin memiliki kecepatan untuk bertarung melawan Marc Marquez, namun kondisi fisiknya memburuk lap demi lap hingga membuatnya kehilangan kendali atas motor.

Martin memulai balapan dengan impresif dan sempat menyalip Marquez setelah start. "Saya sangat menikmati balapan. Saya merasa sangat kuat. Start berjalan bagus. Saya pikir Marc akan menjauh, tetapi saya mampu menutup jarak dan bahkan menyalipnya. Saya benar-benar menikmati balapan," ujarnya.

Namun, arm pump mulai terasa setelah beberapa lap. Martin masih mampu mempertahankan ritme 1 menit 31 detik pada awalnya, tetapi kondisinya terus memburuk. "Pada suatu titik arm pump datang, jadi saya benar-benar kehilangan kendali atas motor. Awalnya saya masih bisa bertahan di 1 menit 31 detik, tetapi lap demi lap masalahnya semakin parah. Sayangnya, saya kehilangan kesempatan untuk bertarung dengan Marc sampai akhir," jelasnya.

Pedrosa: DNA Marquez Lebih Cocok Jadi Pemimpin daripada Pemburu
Baca JugaPedrosa: DNA Marquez Lebih Cocok Jadi Pemimpin daripada Pemburu

Masalah ini bukan pengalaman baru bagi Martin. Ia pernah menjalani operasi arm pump pada 2019 dan tidak mengalami masalah serupa setelahnya. Kemunculan kembali di Misano sangat tidak terduga. Martin akan berkonsultasi dengan dokter dan tim untuk menentukan langkah terbaik, termasuk kemungkinan operasi setelah Grand Prix Austria.

ADVERTISEMENT

"Saya tidak tahu apakah operasi merupakan pilihan yang lebih baik atau tidak. Kami harus berbicara dengan dokter dan memahami waktu pemulihannya. Austria akan menjadi tes yang bagus untuk otot dan kondisi saya. Setelah itu kami akan melihat apa yang terjadi," tambahnya.

Persaingan Martin dengan Marquez di papan atas kejuaraan membuat penanganan masalah ini semakin krusial. Martin menegaskan kecepatannya tetap menjadi modal utama setelah mampu melawan Marquez di Misano. Namun, dengan rangkaian sembilan Grand Prix dalam 12 pekan, ia harus segera menemukan solusi agar tetap kompetitif tanpa mengorbankan kondisi fisik.

Fokus berikutnya adalah Grand Prix Austria, yang akan menjadi evaluasi penting bagi lengan Martin sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. Jika arm pump kembali muncul, opsi operasi mungkin tidak terhindarkan. Yang jelas, Martin tidak ingin kehilangan peluang bertarung di depan hanya karena masalah fisik.
 

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU