SPONSORED

Martin Brundle: Russell 'Bruised' Usai Kalah dari Antonelli di Monza

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Martin Brundle: Russell 'Bruised' Usai Kalah dari Antonelli di Monza
TO NEWS OVERVIEW
Russell's championship challenge is hanging by a thread © XPB Images

Mantan pembalap F1 yang kini menjadi komentator, Martin Brundle, meyakini George Russell merasa perih setelah kembali takluk dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, di GP Italia.

Russell datang ke Monza dengan defisit 59 poin di belakang Antonelli. Namun, dengan pembalap Italia itu menjalani penalti turun ke belakang grid akibat pergantian mesin melebihi batas regulasi, akhir pekan itu tampak seperti peluang sempurna bagi Russell untuk memperkecil jarak di klasemen.

Meski gagal merebut pole dari Pierre Gasly, peluang Russell masih terbuka pada Minggu pagi. Tapi kemudian, Antonelli menunjukkan performa luar biasa. Start dari posisi 19, ia melesat ke P12 sebelum red flag di lap 3, dan hanya butuh 16 lap untuk menempel ketat di belakang Russell.

Power Unit Ferrari Leclerc Rusak di Monza, Madrid Terancam Penalti
Baca JugaPower Unit Ferrari Leclerc Rusak di Monza, Madrid Terancam Penalti

Antonelli kemudian masuk pit untuk mengganti ban baru dan dengan cepat mengejar Russell, sebelum mengambil alih posisi terdepan di lap-lap penutup. Alih-alih jarak poin menyusut, selisihnya justru melebar menjadi 66 poin.

ADVERTISEMENT

Brundle, dalam kolomnya di Sky Sports, menyoroti strategi tim yang membuat Russell bertahan dengan ban hard sementara Antonelli dan Max Verstappen memilih pit stop untuk melepas ban medium yang sudah aus. Russell sendiri mengaku sempat mengira kedua mobil Mercedes akan tetap di lintasan.

“Dia bilang di wawancara pasca-balapan bahwa dia pikir kedua mobil akan bertahan di luar. Di rilis resmi tim, dia mengutip dengan sangat diplomatis bahwa tim membagi strategi karena tidak jelas apakah keunggulan trek di depan semua lalu lintas adalah cara yang tepat, atau mengambil ban baru. Tebakan saya, dia merasa perih dengan bagaimana hal itu terjadi,” tulis Brundle.

Brundle juga memuji kegigihan Antonelli yang mampu memangkas defisit 15 detik, melewati pembalap seperti Norris dan Hamilton, dan kembali menunjukkan progres impresif. Verstappen yang terlibat pertarungan sengit dengan kedua McLaren membuat balapan menjadi duel dua kuda perak. “Game on,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dengan selisih poin yang kini mendekati tiga kemenangan balapan, opini publik mulai mengarah pada Antonelli yang tak hanya satu tangan menggenggam trofi juara, tapi juga beberapa jari dari tangan keduanya. Namun, bos Mercedes Toto Wolff enggan mencoret Russell dari persaingan.

“Apakah kejuaraan sudah ditentukan? Saya tidak tahu. Terlalu dini untuk mengatakannya. Kami masih punya 10 balapan, mungkin sembilan, dan ini balap motor. Ini olahraga teknis, hal-hal bisa rusak, kecelakaan bisa terjadi, dan karena itu kami harus melakukan yang terbaik untuk kedua pembalap, terus memberikan permainan terbaik kami,” kata Wolff.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU