SPONSORED

Marquez Unggul Kritis di Aragon, Bukti Keunggulan Lawan Arah Jarum Jam

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Marquez Unggul Kritis di Aragon, Bukti Keunggulan Lawan Arah Jarum Jam
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez has the strongest race pace at Aragon after practice © Gold and Goose

Kondisi fisik Marc Marquez kembali menjadi sorotan menjelang Grand Prix Aragon. Sirkuit yang berlawanan arah jarum jam ini diyakini menjadi keunggulan tersembunyi bagi pembalap Ducati tersebut, terutama setelah ia mengaku kehilangan kendali atas lengan kanannya di Silverstone. Statistik mencatat, Marquez telah memenangkan 61% balapan di sirkuit berlawanan arah jarum jam sepanjang kariernya, termasuk dua kemenangan pada 2026 di Hungaria dan Jerman.

Sejak cedera lengan kanan pada 2020 dan masalah bahu yang memburuk sejak Oktober lalu, sirkuit dengan karakteristik ini justru membantu Marquez mengurangi beban pada sisi tubuhnya yang lebih lemah. Dengan demikian, ia dapat mengendarai motor dengan lebih bebas dan agresif. Keunggulan ini menjadi krusial mengingat ia tertinggal 40 poin dari Jorge Martin di klasemen setelah gagal finis di Silverstone.

Marquez sendiri mengakui bahwa ia terlalu agresif di awal pekan Silverstone, sehingga kehabisan energi saat balapan utama. “Saya tidak punya kendali atas lengan kanan saya,” ujarnya dalam rekaman kamera Ducati. Pelajaran berharga itu ia bawa ke Aragon, di mana ia tampil lebih hati-hati namun tetap kompetitif. Pada sesi latihan bebas pertama, ia langsung memimpin, meski akhirnya tergeser ke posisi ketiga oleh Marco Bezzecchi dan Alex Marquez dengan selisih tipis 0,038 detik.

Zarco: Ego Terisi Usai Comeback Mengesankan di MotoGP Aragon
Baca JugaZarco: Ego Terisi Usai Comeback Mengesankan di MotoGP Aragon

Analis MotoGP, Cal Crutchlow, membandingkan musim 2026 Marquez dengan “balapan ketahanan”, di mana ia harus memanfaatkan setiap peluang besar dan membatasi kerugian di trek lain. Ini adalah pendekatan yang berbeda dari gaya biasanya, tetapi efektif dalam perebutan gelar. Aragon menjadi peluang emas untuk memperkecil jarak, terutama dengan rangkaian balapan sulit di depan mata.

ADVERTISEMENT

Setelah Aragon, MotoGP akan menuju Austria, di mana Michelin kembali menggunakan casing ban yang lebih kaku—kondisi yang menguntungkan Aprilia dan merugikan Ducati. Misano yang cepat dan banyak tikungan kanan juga tidak ideal bagi Marquez, sementara Motegi yang berat pada pengereman juga berputar searah jarum jam. Dengan demikian, Aragon adalah momen penting untuk memangkas defisit sebelum menghadapi tantangan berat.

Meski demikian, menyebut Aragon sebagai balapan “wajib menang” mungkin berlebihan. Namun, peluang ini terlalu berharga untuk disia-siakan dalam pertarungan gelar yang menuntut strategi berbeda. Marquez menunjukkan bahwa ia masih menjadi favorit kuat di sirkuit ini, dan jika ia mampu memaksimalkan potensi, maka keunggulan kritisnya akan semakin terlihat.

ADVERTISEMENT
Hasil Balapan INFO

Best Lap Times per Manufacturer in Aragon Practice

BikeRiderTimePositionDifference
ApriliaMarco Bezzecchi1m45.455s1st-
DucatiAlex Marquez1m45.465s2nd0.010s
KTMPedro Acosta1m46.064s8th0.609s
HondaJohann Zarco1m46.298s10th0.843s
YamahaFabio Quartararo1m46.618s14th1.163s

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU