Marc Marquez resmi menjadi pembalap Spanyol dengan koleksi podium Grand Prix terbanyak sepanjang masa. Dengan 168 podium, pria asal Cervera itu unggul jauh dari rival-rival generasinya dan menegaskan statusnya sebagai salah satu ikon terbesar motorsport Spanyol.
Angka tersebut bukan sekadar statistik. Marquez membangun rekor itu melalui perjalanan panjang di tiga kelas berbeda, sejak debut di 125cc hingga kini menjadi andalan tim pabrikan Ducati di MotoGP. Konsistensinya di puncak selama bertahun-tahun membuat namanya selalu muncul dalam diskusi tentang pembalap terhebat sepanjang masa.
Di belakangnya, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo bersaing ketat. Pedrosa mengoleksi 153 podium, hanya unggul satu angka dari Lorenzo yang mencatatkan 152 podium. Duel mereka di era keemasan MotoGP tidak hanya menghibur, tetapi juga membuktikan bahwa Spanyol memiliki kedalaman talenta yang luar biasa.

Posisi keempat ditempati legenda hidup, Angel Nieto, dengan 139 podium. Meski berasal dari era yang sangat berbeda—kompetisi di kelas 50cc, 80cc, dan 125cc—Nieto tetap menjadi patokan sejarah. Torehan 13 gelar dunianya yang terkenal dengan julukan '12+1' menjadi fondasi bagi generasi emas berikutnya.
Di luar empat nama besar itu, Maverick Vinales memimpin kelompok pembalap aktif lainnya yang masih berpeluang menanjak. Dengan 98 podium, Vinales masih memiliki ruang untuk memperbaiki posisinya di klasemen sepanjang kariernya belum berakhir.
Dominasi Spanyol di ajang Grand Prix memang tidak terbantahkan. Dari era Nieto hingga Marquez, negeri matador terus melahirkan pembalap-pembalap kelas dunia yang mampu bersaing di panggung internasional. Rekor demi rekor terus dipecahkan, dan Marquez kini berdiri di puncak sebagai simbol kejayaan tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!