SPONSORED

Marc Marquez Akui Memimpin MotoGP 2026 Terasa Tidak Nyata

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Marc Marquez Akui Memimpin MotoGP 2026 Terasa Tidak Nyata
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez won at Misano and leads the MotoGP standings © Gold and Goose

Marc Marquez akhirnya merasakan lagi posisi puncak klasemen MotoGP. Setelah kemenangan dramatis di Grand Prix San Marino, pebalap Ducati itu mengaku bahwa memimpin kejuaraan 2026 untuk pertama kalinya terasa “tidak nyata”.

Musim ini tidak dimulai dengan mudah bagi Marquez. Cedera menghantui di awal musim, termasuk patah kaki di Prancis yang memaksanya absen dan menjalani operasi. Ia juga harus menjalani prosedur pada bahu kanannya untuk memperbaiki masalah saraf yang dideritanya sejak kecelakaan di Indonesia Oktober lalu. Kembali di GP Italia pada Mei, ia tertinggal 102 poin dari pemuncak klasemen dan hampir mencoret dirinya dari perebutan gelar.

Namun, semuanya berubah. Kemenangan berturut-turut di Hungaria, Ceko, Jerman, Aragon, dan Misano membuat defisit 102 poin itu lenyap total. Di Misano, memanfaatkan crash yang dialami Marco Bezzecchi saat memimpin dan kesulitan Jorge Martin yang finis kelima, Marquez merebut kemenangan kelimanya musim ini dan menguasai klasemen untuk pertama kalinya.

Hamilton Gagal Finis di Madrid: Masalah Rem Bikin Ferrari Kehilangan Poin
Baca JugaHamilton Gagal Finis di Madrid: Masalah Rem Bikin Ferrari Kehilangan Poin

“Tidak nyata. Rasanya tidak nyata,” ujar Marc Marquez di parc ferme. “Tapi jangan pernah menyerah. Saya akan terus mendorong sampai akhir. Ini belum selesai, tapi ini belum berakhir.”

ADVERTISEMENT

Marquez kini mengoleksi 274 poin, sama dengan Martin, namun ia memimpin klasemen karena telah memenangkan lima grand prix, sementara Martin baru satu kali menang. Crash Bezzecchi di Misano membuatnya tertinggal 33 poin dari Marquez. Sementara itu, kesulitan Aprilia di kandang sendiri membuat Ducati memimpin klasemen konstruktor dengan keunggulan dua poin atas rival Italia tersebut.

“Kami ada di sana dalam perebutan gelar, melawan pebalap-pebalap hebat, terutama Martin dan Bez,” lanjut Marquez. “Tapi seperti yang kita lihat, semuanya berada di batas, dan kesalahan kecil bisa sangat mahal. Hari ini, setelah kesalahan Bezzecchi, saya terlalu percaya diri dan Martin menyerang saya. Tapi kemudian saya mendapatkan kembali kepercayaan diri, menjaga ritme, dan senang karena 37 poin di Misano ini sangat berarti.”

Dengan delapan balapan tersisa, persaingan gelar MotoGP 2026 semakin memanas. Marquez telah membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil, dan kini ia berada di posisi yang selama ini ia perjuangkan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU