Elfyn Evans menunjukkan kelasnya saat tekanan memuncak di SS13 Rally Chile. Pembalap Toyota itu mencatatkan waktu tercepat di lintasan Carampangue, mengalahkan rekan setimnya, Sebastien Ogier, dengan selisih 4,1 detik. Hasil ini tidak hanya memperkuat posisinya di klasemen Super Sunday, tetapi juga mempertegas ambisinya meraih poin maksimal demi mendekati gelar dunia pertamanya.
Sejak awal musim, Evans konsisten berada di barisan terdepan. Namun, di Chile, ia dihadapkan pada tantangan berat: bersaing ketat dengan Ogier yang juga mengincar kemenangan. SS13 menjadi momen krusial karena Evans berhasil mencuri keunggulan atas Ogier, yang sebelumnya tampil impresif. "Ini bukan lari yang sempurna, tapi cukup bagus," ujar Evans merendah. Terlepas dari itu, catatan waktunya berbicara lebih lantang: ia juga mengambil 5,9 detik dari pemimpin rally, Oliver Solberg.
Solberg, yang tampil mengejutkan sepanjang rally, masih memimpin klasemen umum dengan keunggulan 13,2 detik atas Evans. Namun, tekanan dari Evans semakin terasa. Ogier sendiri kini tertinggal 5,4 detik di belakang Evans, menempatkannya di posisi ketiga. Persaingan ketat di antara ketiga pembalap Toyota ini menjadi sorotan utama di Chile.

Di kubu Hyundai, Adrien Fourmaux sempat menjadi yang tercepat di SS13 sebelum mengalami nasib nahas. Sebuah kebocoran lambat di akhir lintasan membuatnya kehilangan waktu berharga. "Saya mungkin kehilangan lima detik di lima kilometer terakhir. Matahari bersinar tepat di mata saya dan saya pikir saya berada di garis, tapi kemudian saya merasakan pukulan di kanan belakang. Sungguh disayangkan. Tapi setidaknya saya sudah mencoba," tutur Fourmaux. Meski demikian, ia masih berada di posisi kedua klasemen Super Sunday, hanya 1,7 detik di belakang Evans.
Sementara itu, Sami Pajari yang berada di posisi kelima rally tidak mampu mengimbangi kecepatan para pemimpin. Ia finis 11,1 detik di belakang Evans di SS13. "Semoga kami bisa mencetak poin, tapi meraih poin maksimal mungkin sulit. Saya mencoba tampil baik, tapi terasa lambat di banyak tempat," aku Pajari. Pembalap Finlandia itu kini berada di posisi kelima Super Sunday.
Esapekka Lappi dari Hyundai berada di posisi keenam rally, tetapi sudah tertinggal hampir lima menit dari pemimpin. Dengan tiga stage tersisa pada hari Minggu, peluang untuk merangsek ke depan masih terbuka, tetapi membutuhkan usaha ekstra keras.
Rally Chile masih menyisakan tiga stage lagi. Evans saat ini memimpin klasemen Super Sunday, diikuti Fourmaux, Ogier, Solberg, dan Pajari. Klasemen umum masih dikuasai Solberg, namun Evans dan Ogier siap memberikan perlawanan sengit hingga garis finis.
Bagi Evans, setiap poin sangat berarti. Kemenangan di Super Sunday akan memberinya tambahan poin berharga dalam perburuan gelar. Namun, ia tidak boleh lengah karena Ogier dan Solberg masih menjadi ancaman nyata. Rally Chile akan menjadi ujian mental dan strategi bagi semua pembalap.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!