Liam Lawson kembali membuktikan kelasnya di Formula 1. Pebalap asal Selandia Baru itu sukses meraih hasil solid di GP Belanda, meski harus naik ke Red Bull dalam situasi yang sangat mendadak. Penampilannya memicu pujian dari berbagai pihak, termasuk mantan mekanik Red Bull yang kini menjadi duta tim, Calum Nicholas.
Lawson menggantikan Isack Hadjar yang mundur dari balapan terakhir di Zandvoort karena cedera pergelangan tangan. Padahal, Lawson sendiri adalah pebalap Racing Bulls. Namun, ia tampil tenang dan langsung beradaptasi dengan mobil Red Bull yang dikenal sulit dikendarai.
"Dia tampak mengambil semuanya dengan tenang. Dia punya akhir pekan yang solid," ujar Nicholas dalam podcast Talking Bull. "Untuk mobil yang kami miliki akhir pekan ini, dia memaksimalkan hasil yang tersedia. Itu bagus untuknya."

Ini kali pertama Lawson kembali duduk di kursi Red Bull setelah ia diturunkan ke Racing Bulls pada awal musim 2025. Sebelumnya, ia menggantikan Sergio Perez, tetapi hanya bertahan dua balapan. Tekanan tentu besar, tetapi Lawson justru tampil impresif.
"Sangat penting baginya untuk memiliki akhir pekan yang tenang tetapi melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Dan itulah yang dia lakukan," tambah Nicholas. "Dengan semua kebisingan yang ada dan apa yang dia alami sebelumnya di mobil itu, bisa melompat dengan cepat di menit terakhir dan melakukan pekerjaan dengan baik benar-benar brilian untuknya."
Manajer tim Red Bull, Laurent Mekies, juga mengakui kesulitan tugas yang diemban Lawson. "Tidak pernah mudah untuk pindah ke tim yang berbeda, mobil yang berbeda untuk balapan seperti ini, dan dia melakukan pekerjaan dengan baik," kata Mekies. "Dia hanya terpaut satu persepuluh detik dari Max di kualifikasi kemarin, dan hari ini mengambil poin yang tersedia dengan kecepatan yang dia miliki."
Hasil ini tentu menjadi modal berharga bagi Lawson. Ia membuktikan bahwa dirinya layak diperhitungkan di F1, bahkan saat berada dalam situasi yang tidak ideal. Pertanyaan besarnya sekarang: apakah performa ini cukup untuk mengamankan masa depannya di Red Bull atau membuka peluang baru?



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!