Formula 1, Sportrik Media - Liam Lawson mengaku masih mencari penyebab pasti insiden yang hampir berujung kecelakaan pada start Grand Prix Australia 2026 di Albert Park. Pembalap Visa Cash App Racing Bulls tersebut mengatakan mobilnya tiba-tiba kehilangan tenaga sepenuhnya saat lampu start padam.
Lawson sebenarnya memulai balapan dari posisi kedelapan setelah menjalani sesi kualifikasi yang kuat. Namun ketika start dimulai, mobilnya bergerak sangat lambat sehingga hampir ditabrak dari belakang oleh mobil yang melaju lebih cepat. Situasi berbahaya itu berhasil dihindari berkat reaksi cepat pembalap Alpine, Franco Colapinto, yang mampu menghindari tabrakan besar dengan mobil Lawson yang hampir berhenti di grid.
Mobil Lawson dilaporkan kehilangan seluruh tenaga sebelum akhirnya kembali hidup sekitar lima detik kemudian. Pada saat tenaga kembali, pembalap asal Selandia Baru itu sudah terjatuh ke posisi belakang. Balapan selanjutnya juga tidak berjalan mulus bagi Lawson, yang akhirnya finis di posisi ke-13 setelah menghadapi berbagai masalah sepanjang lomba.

“Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Saya melakukan start, tapi mobil tidak bergerak, kehilangan seluruh tenaga, dan saya tidak bisa mendapatkannya kembali selama sekitar lima detik,” ujar Lawson kepada sejumlah media termasuk RacingNews365.
“Kami sebenarnya menjalani kualifikasi yang sangat baik dengan kedua mobil berada di posisi bagus. Saya rasa kecepatan balapan juga cukup baik, tetapi kami terus menghadapi masalah sepanjang lomba sambil mencoba mengelola energi.”
Beberapa pembalap lain juga melaporkan kendala saat start di Melbourne, dengan banyak mobil mengalami masalah karena baterai tidak memiliki cukup muatan energi saat lampu padam. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah pembalap mengalami start yang lambat.
Namun Lawson menegaskan bahwa masalah yang dialaminya berbeda dari yang dialami pembalap lain. Ia menjelaskan bahwa mobilnya benar-benar kehilangan tenaga sepenuhnya, bukan sekadar kekurangan energi pada sistem baterai.
“Mobil saya benar-benar tidak memiliki tenaga. Saya melakukan start lalu tiba-tiba semua tenaga hilang. Saya hanya duduk di sana dan tidak bisa mengembalikannya,” kata Lawson.
“Beberapa detik kemudian tenaga kembali, lalu saya mengalami wheel spin. Tapi saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi karena hal seperti ini tidak pernah terjadi selama pengujian.”
Insiden start tersebut menjadi salah satu momen dramatis dalam seri pembuka Formula 1 2026 di Albert Park. Tim Racing Bulls kini diperkirakan akan meninjau data teknis mobil Lawson untuk memahami penyebab kegagalan tenaga yang hampir memicu tabrakan besar pada awal balapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!