Liam Lawson Beri Pernyataan Jujur Saat Keputusan Kursi Red Bull 2026 Menanti di Qatar 2025

Liam Lawson Beri Pernyataan Jujur Saat Keputusan Kursi Red Bull 2026 Menanti di Qatar 2025
© GettyImages

Formula 1, Sportrik Media - Liam Lawson memberikan penilaian jujur mengenai musimnya di Racing Bulls saat keputusan lineup pembalap Red Bull untuk 2026 semakin dekat, dengan pengumuman diharapkan segera setelah Grand Prix Qatar 2025. Pembalap Selandia Baru berusia 23 tahun ini bersaing ketat dengan Yuki Tsunoda dan protegi F2 Arvid Lindblad untuk satu kursi tersisa di tim junior, sementara Isack Hadjar diprediksi naik ke tim senior bersama Max Verstappen.

 

Lawson memulai 2025 sebagai rekan Verstappen di Oracle Red Bull Racing, tapi diturunkan setelah dua balapan awal yang sulit, kembali ke Racing Bulls untuk 21 weekend tersisa. Di sana, ia tampil solid dengan 36 poin, termasuk finis terbaik karier kelima di Azerbaijan dari grid ketiga. Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa performa Lawson—dengan enam top-10 dan hanya lima DNF membuatnya kandidat kuat, meski Red Bull sengaja tunda keputusan untuk fokus pada perebutan posisi konstruktor. Saat ini, ia duduk di peringkat 14 klasemen dengan 36 poin dari 22 GP, tanpa podium atau pole.

 

Dalam wawancara dengan RacingNews365 pasca-kualifikasi Qatar, Lawson menolak memikirkan ketidakpastian itu terlalu dalam. "Jujur saja, saat ini dengan balapan besok, itu bukan yang terlalu kami pikirkan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengalaman berulang dalam situasi serupa membuatnya lebih tenang. "Saya sudah sering berada di posisi ini sekarang untuk tahu rasanya. Saya kira keputusan akan datang setelah weekend ini, tapi untuk sekarang, kami punya balapan besok."

 

ADVERTISEMENT

Kutipan lengkap Lawson menekankan refleksi positif: "Kami semua akan dukung diri sendiri, dan di momen bagus tahun ini, kami sangat, sangat kuat, tapi selalu ada hal-hal di hindsight yang Anda lihat kembali dan bisa lakukan lebih baik. Jadi ada balapan yang saya akan lakukan berbeda, tapi jujur secara keseluruhan, saya cukup senang." Pernyataan ini mencerminkan kedewasaan Lawson, yang menolak penyesalan meski demosi awal musim sempat menjadi pukulan.

 

Mengenai kualifikasi Qatar di mana ia finis ke-14, Lawson mengakui tim "sudah sampai sana" setelah kesulitan balance sepanjang weekend. "Saya rasa kami sudah sampai hari ini pasti," katanya. "Kami buat penyesuaian flap kecil untuk bantu trek yang semakin baik, dan mungkin kami pergi selangkah terlalu jauh, tapi itu hal kecil dan sensitif, dan itu biayai kami weekend ini." Penyesuaian sayap depan yang berlebihan menjadi faktor utama, tapi ia tetap optimis untuk balapan utama di Lusail, di mana overtaking terbatas membuat start bagus krusial.

 

Dampak keputusan Red Bull terhadap Lawson sangat besar. Dengan pengumuman diantisipasi pasca-Qatar—seperti konfirmasi Laurent Mekies bahwa "hanya satu minggu lagi kesabaran"—Lindblad kemungkinan debut di Racing Bulls, meninggalkan Lawson dan Tsunoda bertarung sengit. Dibandingkan Tsunoda yang hanya 25 poin musim ini, Lawson unggul dalam konsistensi, meski sponsor seperti Ford tampak mendukungnya melalui promosi baru-baru ini. Di bawah Christian Horner, Red Bull cenderung prioritaskan data akhir musim, di mana performa Qatar bisa jadi penentu. Analisis menunjukkan bahwa demosi Lawson justru memperkuat karakternya, mirip kasus Perez 2024, dan ia berpotensi pertahankan kursi jika unggul di Abu Dhabi.

 

Strategi Lawson kini fokus pada balapan malam ini: manajemen ban di trek panas Lusail untuk maksimalkan poin, sambil tunggu kepastian pasca-weekend. Jika Lawson pertahankan momentum Azerbaijan, prospek 2026 di Red Bull family tetap cerah, terutama dengan regulasi baru yang butuh pengalaman seperti miliknya. Secara keseluruhan, deklarasi jujurnya menambah narasi inspiratif akhir musim 2025.

Lawson menghadapi momen penentu di Qatar, di mana performa solid bisa segel masa depannya. Dengan dukungan penggemar Selandia Baru yang ramai di X, ia diharapkan bangkit lebih kuat. Ikuti update lengkap di Sportrik.com.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU