Formula 1, Sportrik Media - Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton telah melanjutkan persiapan musim 2026 dengan sesi latihan menggunakan sepeda motocross KTM. Pembalap asal Inggris ini, yang dikenal sebagai penggemar berat roda dua, baru saja membagikan momen tersebut melalui Instagram, menunjukkan dirinya mengendarai model KTM 250 XC-F spesifikasi 2024. Namun, aktivitas ini juga mencerminkan pendekatan uniknya dalam menjaga kebugaran fisik dan mental menjelang musim baru bersama Scuderia Ferrari.
Selain itu, Hamilton memiliki sejarah panjang dengan dunia motor. Pada 2019, ia pernah bertukar kendaraan dengan legenda MotoGP Valentino Rossi, sebuah pengalaman yang memperkaya wawasannya tentang dinamika balap roda dua. Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa latihan semacam ini bukan sekadar hobi, melainkan strategi untuk meningkatkan refleks dan ketahanan, terutama setelah musim 2025 yang menantang di mana ia gagal meraih podium Grand Prix mana pun.
Dalam konteks tim, Scuderia Ferrari menyelesaikan tahun lalu di posisi keempat klasemen konstruktor, dengan Hamilton tertinggal hampir 90 poin dari rekan setimnya Charles Leclerc. Namun, prospek 2026 tampak lebih cerah berkat perubahan regulasi dan harapan tim principal Fred Vasseur terhadap mobil baru. Latihan dengan KTM ini bisa menjadi katalisator untuk comeback, mengingat Hamilton juga terkait dengan investasi di proyek MotoGP KTM pada awal 2025, meskipun keterlibatannya meredup seiring waktu.
"Kami melihat tim ini memiliki semangat terbaik," ujar Hamilton mengenai Ferrari dalam wawancara terkini, menekankan lingkungan positif yang mendukung pemulihannya. Kutipan ini menggarisbawahi komitmennya, sementara analisis dampak menunjukkan bahwa integrasi latihan lintas disiplin seperti motocross dapat meningkatkan performa di trek, mirip dengan bagaimana ia mengatasi musim tanpa kemenangan ketiganya dalam empat tahun terakhir.
Lebih lanjut, keterkaitan Hamilton dengan merek seperti MV Agusta—yang sebelumnya dimiliki KTM hingga krisis finansial memaksa penjualan—menambah dimensi bisnis pada hobinya. Bandingkan dengan rival seperti Max Verstappen dari Red Bull Racing, yang fokus pada simulasi virtual, pendekatan Hamilton tampak lebih holistik dan berpotensi memberikan keunggulan di musim mendatang.
Akhirnya, sementara tautannya dengan kepemilikan tim MotoGP melalui Liberty Media pernah menjadi sorotan, fokus utamanya kini pada F1. Dengan pre-season testing di Bahrain pada Februari, harapan tinggi bagi Hamilton untuk menambah rekornya. Kunjungi Sportrik.com untuk berita motorsport lebih lanjut.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!