Lewis Hamilton Jelaskan Adaptasi Gaya Balap F1 2026

Lewis Hamilton
© F1

Formula 1, Sportrik Media Lewis Hamilton menjelaskan bahwa pembalap Formula 1 harus mengubah gaya mengemudi mereka pada musim 2026 karena tuntutan “krusial” dari sistem energi baru yang kini menjadi faktor dominan performa.

Regulasi power unit 2026 menghadirkan distribusi tenaga 50:50 antara mesin pembakaran internal dan sistem elektrik yang ditingkatkan. Konsekuensinya, pembalap harus mengelola tingkat energi baterai secara jauh lebih presisi dibanding 2025, karena ketika daya baterai menurun, mobil kembali hanya mengandalkan tenaga mesin pembakaran internal.

Untuk menjaga state of charge baterai, pembalap kini harus lebih sering melakukan lift and coast. Bahkan, Max Verstappen terlihat bereksperimen dengan pendekatan agresif, menurunkan gigi hingga pertama di tikungan lambat guna meningkatkan putaran mesin dan memaksimalkan pemulihan energi.

“Gigi rendah yang harus kami gunakan sekarang karena kami tidak bisa memulihkan cukup daya baterai, jadi kami harus memutar mesin sangat tinggi,” ujar Hamilton kepada media termasuk RacingNews365.

“Kami turun ke gigi dua atau bahkan satu di beberapa tempat hanya untuk mencoba mendapatkan sedikit tambahan daya.”

Hamilton mencontohkan karakteristik di Barcelona, di mana pembalap harus melakukan lift and coast hingga 600 meter bahkan dalam satu putaran kualifikasi, sesuatu yang menurutnya tidak mencerminkan esensi balapan.

ADVERTISEMENT

“Di Barcelona, kami melakukan 600 meter lift and coast pada satu lap kualifikasi, itu bukan tentang balapan.”

“Di sini tidak separah itu karena banyak zona pengereman, tetapi transisi antar rasio gigi cukup besar. Saat Anda turun ke gigi satu, mobil bisa tersentak, ditambah level downforce yang rendah.”

Hamilton menegaskan bahwa manajemen energi akan menjadi faktor penentu utama dalam persaingan 2026, baik dari sisi tim maupun pembalap.

“Manajemen energi akan menjadi kunci. Tim mana yang paling menguasai deployment dan pengaturannya, serta pembalap mana yang paling mampu mengelolanya, itu akan sangat krusial.”

“Kita akan tahu lebih banyak ketika masuk ke skenario balapan, tetapi semua tim berada di situasi yang sama.”

Dengan regulasi baru yang menggeser fokus ke efisiensi dan strategi deployment, musim 2026 diprediksi akan lebih ditentukan oleh kecerdasan pengelolaan energi dibanding sekadar kecepatan murni. Adaptasi teknik mengemudi akan menjadi pembeda utama dalam perebutan posisi pada fase awal era baru Formula 1 ini.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU