Lewis Hamilton mengungkapkan evaluasi teknis penting setelah sesi kualifikasi F1 Miami Grand Prix 2026, dengan menyebut penggunaan simulator Ferrari sebagai faktor yang justru mengarahkan setup mobil ke jalur yang tidak optimal. Pembalap tujuh kali juara dunia itu hanya mampu mengamankan posisi keenam di grid.
Hamilton menyoroti bahwa mobil SF-26 mengalami perubahan signifikan dibandingkan sesi sprint dan sprint qualifying, terutama setelah tim melakukan revisi setup menjelang kualifikasi. Perubahan tersebut menghasilkan peningkatan performa, meskipun belum cukup untuk bersaing di barisan terdepan.
"Kami membuat banyak perubahan pada mobil dan itu membawa peningkatan. Q2 cukup solid, tetapi di Q3 saya tidak bisa memaksimalkan performa."

Dari perspektif teknis, perbedaan karakter mobil yang disebut “sangat jauh berbeda” mengindikasikan adanya pergeseran signifikan dalam keseimbangan aerodinamis dan mekanis. Hal ini dapat mencakup perubahan pada distribusi beban, respons ban, hingga konfigurasi suspensi yang memengaruhi stabilitas saat memasuki fase limit performa.
Hamilton mengakui bahwa simulasi yang dilakukan selama jeda musim di Maranello kemungkinan memberikan arah pengembangan yang kurang akurat terhadap kondisi nyata di lintasan Miami. Hal ini menjadi refleksi penting terkait korelasi data antara simulator dan performa aktual.
"Jika jujur, simulator membawa kami ke arah yang salah. Saya mungkin akan mengurangi penggunaan itu ke depan."
Meski demikian, ia tetap melihat adanya kemajuan setelah perubahan setup yang dilakukan menjelang kualifikasi. Namun, ia menilai bahwa posisi enam besar masih jauh dari target performa yang diharapkan bersama Ferrari.
Di sisi lain, Charles Leclerc berhasil menempatkan Ferrari lebih kompetitif di posisi tiga besar, menunjukkan adanya perbedaan pendekatan setup antara kedua pembalap dalam mengeksplorasi potensi mobil.
Dengan potensi hujan pada hari balapan, Hamilton menilai keseimbangan mobil terbaru dapat memberikan peluang lebih baik, terutama dalam kondisi lintasan basah yang menuntut stabilitas dan kontrol tenaga yang presisi. Fokus kini beralih pada eksekusi balapan, di mana adaptasi terhadap kondisi akan menjadi faktor penentu hasil akhir di Miami.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!