Menjelang rangkaian akhir pekan balap Formula 1 di Singapore, Charles Leclerc mengungkapkan pandangannya terkait performa Ferrari yang dinilai masih menghadapi kendala pada kecepatan murni. Pembalap asal Monako tersebut datang dengan modal tiga hasil finis di posisi keempat secara beruntun dalam beberapa balapan sebelumnya, dan kini bertekad untuk kembali merangsek ke barisan depan podium di salah satu lintasan jalan raya favoritnya.
Rekam jejak Charles Leclerc di sirkuit Asia ini memang tergolong impresif dengan catatan dua kali pole position serta beberapa kali finis di posisi lima besar pada musim-musim sebelumnya. Dalam sesi jumpa pers di area paddock jelang akhir pekan, ia secara terbuka mengakui kecintaannya pada karakter lintasan menantang ini. “Pista ini mi piace particolarmente, anzi, e proprio una delle mie preferite della stagione,” ujarnya kepada para jurnalis yang menantinya, menegaskan betapa ia sangat menikmati atmosfer balapan malam hari di sana.
Kendati demikian, realitas di atas lintasan seringkali menunjukkan dinamika yang berbeda, terutama ketika memasuki hari pembuka latihan bebas. Para pendukung Ferrari kerap dibuat waspada karena catatan waktu hari Jumat seringkali tidak sepenuhnya mencerminkan daya saing sesungguhnya di sesi kualifikasi. Menanggapi fenomena tersebut, Charles Leclerc menjelaskan bahwa timnya seringkali menggunakan mode mesin yang berbeda dibanding para rival terdekat pada sesi awal latihan.

“Spesso siamo veloci al venerdi perche lavoriamo con una configuratore motore diversa rispetto a quella degli avversari. Il fatto di essere subito bilanciati e un nostro punto di forza che potrebbe aiutarci in vista delle qualifiche e della Sprint. Resta da vedere se sara sufficiente per vincere,” ungkap Charles Leclerc, menyoroti bahwa keseimbangan mobil yang langsung optimal menjadi modal penting untuk menghadapi format balapan yang padat.
Di sisi lain, persiapan Ferrari menghadapi akhir pekan ini sangat terbantu oleh kinerja fasilitas simulator di pabrikan. Dilansir dari FormulaPassion, Charles Leclerc memuji akurasi data digital yang terbukti sangat akurat dengan kondisi nyata di trek. “Stiamo lavorando molto bene al simulatore. Recentemente la correlazione e molto forte, il che ci aiuta ad arrivare in pista con una macchina subito competitiva,” tambahnya dengan nada optimis.
Namun, optimisme tersebut harus dibarengi dengan kewaspadaan tinggi terhadap kecepatan puncak para pesaing utama. Charles Leclerc dengan jujur mengakui bahwa mobilnya masih tertinggal dalam hal potensi kecepatan murni di fase-fase krusial penentuan grid start. “Quando arrivano le Qualifiche, i nostri avversari hanno qualcosa in plus che noi, al momento, non abbiamo. Il potenziale puro della nostra monoposto non e al livello di quello dei nostri principali avversari. La prestazione pura della macchina negli ultimi GP e stata piuttosto deludente rispetto a quella dei nostri avversari,” pungkasnya menutup evaluasi teknis tim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!