SPONSORED

Leclerc Siap Jadi 'Kuda Troya' untuk Hamilton di Kualifikasi GP Italia

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Leclerc Siap Jadi 'Kuda Troya' untuk Hamilton di Kualifikasi GP Italia
TO NEWS OVERVIEW
Leclerc Siap Jadi 'Kuda Troya' untuk Hamilton di Kualifikasi GP Italia

Charles Leclerc mengonfirmasi dirinya siap memberi tow atau tarikan angin bagi rekan setimnya di Ferrari, Lewis Hamilton, pada kualifikasi Grand Prix Italia di Monza. Ini bukan sekadar aksi solidaritas, melainkan strategi tim yang sudah dirancang matang untuk merebut posisi terdepan di 'Kuil Kecepatan'.

Ferrari dan Mercedes sama-sama dikabarkan akan menggunakan taktik slipstreaming untuk memaksimalkan satu putaran cepat di sirkuit yang dikenal dengan kecepatan tertingginya itu. Meski era baru Formula 1 telah mengurangi efek tow berkat aerodinamika aktif, insiden di Spa-Francorchamps membuktikan strategi ini masih ampuh.

Strategi Giliran dan Prioritas di Kandang Sendiri

Di kubu Ferrari, tradisi memberi hak pilih urutan keluar di Q3 dilakukan bergantian. Akhir pekan ini, giliran Hamilton yang menentukan, dan Leclerc dengan tegas menyatakan tidak akan mengorbankan peluangnya sendiri demi membantu rekan setimnya.

Red Bull Disarankan Pertahankan Lawson untuk GP Spanyol
Baca JugaRed Bull Disarankan Pertahankan Lawson untuk GP Spanyol

“Kami selalu punya filosofi yang sama selama bertahun-tahun, di mana satu kali Lewis punya prioritas untuk memilih di mana dia ingin start, dan satu akhir pekan terserah saya,” ujar Leclerc. “Akhir pekan ini Lewis yang punya prioritas, jadi saya rasa dia akan memilih untuk mendapatkan slipstream.”

ADVERTISEMENT

Leclerc menambahkan, “Apakah kami akan mengorbankan salah satu kualifikasi demi yang lain, saya rasa itu tidak akan terjadi. Tapi tentu saja jika kami bisa saling membantu, mencoba memulai lap pada jarak optimal antara satu sama lain, itu akan dilakukan. Saya akan mencoba mencari slipstream dari orang lain, berharap bisa menempatkan diri di posisi terbaik.”

Antonelli Siap Bantu Russell demi Kepentingan Tim

Situasi berbeda terjadi di Mercedes. Andrea Kimi Antonelli, yang memimpin klasemen pembalap, harus menerima kenyataan pahit karena mendapat penalti turun ke posisi belakang akibat penggantian mesin yang melebihi kuota. Dalam kondisi ini, ia siap menjadi 'pahlawan' bagi George Russell, rivalnya dalam perebutan gelar.

“Ini sudah didiskusikan dengan tim. Dan ya, kami sudah sepakat tentang beberapa hal,” konfirmasi Antonelli. “Kita lihat bagaimana sesi berjalan. Tapi jika tim meminta saya melakukan itu, saya akan melakukannya. Karena, tentu saja, saya tidak memperebutkan... Anda tahu, tentu saja saya akan tetap senang mendapat pole, tapi saya start dari belakang. Jadi, jika saya bisa melakukan sesuatu untuk membantu tim, saya akan melakukannya.”

ADVERTISEMENT

Dengan keunggulan 59 poin atas Russell dan Hamilton di klasemen, serta 11 seri tersisa, keputusan Antonelli ini menunjukkan profesionalisme tinggi demi kejayaan tim. Apakah strategi ini akan berbuah manis di Monza? Kita tunggu aksinya.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU