Charles Leclerc mengakui bahwa Ferrari membuat kesalahan strategi pada sektor mesin saat kualifikasi GP Belanda di Zandvoort. Pembalap asal Monako itu hanya mampu menempati posisi keenam, tertinggal empat persepuluh detik dari pole-sitter Lando Norris. Padahal, pada sesi Sprint sebelumnya, ia tampil impresif dengan finis kedua.
Menurut Leclerc, hujan gerimis yang turun di akhir sesi kualifikasi bukanlah penyebab utama kegagalannya. Ia justru menyoroti keputusan tim yang mengubah pengaturan mesin di tengah sesi, yang membuat power unit berperilaku tidak stabil saat Q3.
“Hari ini kami sedikit salah strategi dengan mesin. Kami mengubah beberapa hal selama kualifikasi, dan itu tidak pernah ideal. Saat tiba di Q3, power unit melakukan hal-hal yang aneh,” ujar Leclerc kepada Sky Sport F1.

Ferrari sendiri harus puas menempatkan kedua mobilnya di baris ketiga, dengan Lewis Hamilton di posisi kelima. Ini menjadi kemunduran signifikan dibanding performa Leclerc di Sprint, yang hanya terpaut beberapa milidetik dari pole.
Leclerc menegaskan bahwa masalah utama adalah kurangnya pace murni, bukan kondisi trek. “Saya rasa pace-nya memang tidak ada. Kemarin semuanya sempurna, tapi saya melihat George dan Lando, mereka tidak tampil sempurna. Kami tahu mereka punya margin lebih besar,” jelasnya.
Meski demikian, Leclerc tetap optimistis menghadapi balapan 72 lap. Ia percaya dengan pace balapan yang ditunjukkan Ferrari, peluang untuk naik podium masih terbuka. “Tentu saja kualifikasi ini membuat hidup kami lebih sulit, tapi balapan itu panjang. Dengan pace balapan yang kami tunjukkan, semuanya mungkin terjadi, tapi akan lebih sulit,” pungkasnya.
Kegagalan ini menambah tekanan pada Ferrari yang tengah bersaing ketat di klasemen konstruktor. Hasil kualifikasi yang mengecewakan di Zandvoort menjadi catatan penting bagi tim asal Maranello untuk segera memperbaiki konsistensi performa di akhir pekan balapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!