SPONSORED

Lando Norris Janji Ambil Keputusan Lebih Baik Usai Insiden GP Singapura 2026

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Lando Norris Janji Ambil Keputusan Lebih Baik Usai Insiden GP Singapura 2026
TO NEWS OVERVIEW
Lando Norris Janji Ambil Keputusan Lebih Baik Usai Insiden GP Singapura 2026

Lando Norris mengakui dirinya perlu mengambil keputusan yang jauh lebih bijak setelah McLaren merampungkan evaluasi internal terkait insiden kontroversial yang melibatkan rekan setimnya, Oscar Piastri, pada balapan akhir pekan Grand Prix Singapura. Pertemuan lanjutan di markas besar tim telah digelar pekan lalu guna menutup sepenuhnya tensi internal yang sempat memanas akibat senggolan di lap pamungkas.

Benturan antarrekan setim dalam perebutan posisi keempat di Marina Bay tersebut membuat McLaren kehilangan delapan poin krusial dan dinilai mencederai prinsip sportivitas yang dijunjung tinggi oleh skuad Woking. Kepala Tim Andrea Stella sebelumnya menegaskan perlunya diskusi mendalam sekembali mereka dari Asia, dan kini manajemen tim menyatakan masalah tersebut resmi ditutup agar fokus penuh bisa dialihkan ke sisa musim.

Lando Norris McLaren
Lando Norris, McLaren - Photo by: James Sutton / Formula 1 / Formula Motorsport Ltd via Getty Images

Mercedes Debutkan Livery Biru Spesial di F1 GP Amerika Serikat 2026
Baca JugaMercedes Debutkan Livery Biru Spesial di F1 GP Amerika Serikat 2026

Menatap seri akhir pekan GP Amerika Serikat, pebalap asal Inggris tersebut secara terbuka menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya atas kesalahan penilaian yang terjadi di Singapura. Saya bertanggung jawab penuh atas kesalahan yang saya buat dan saya selalu belajar darinya, ujar pebalap andalan tim kepunyaan Zak Brown tersebut dalam pratinjau resmi menjelang balapan di Austin.

ADVERTISEMENT

Tim ini adalah motivasi terbesar saya setiap akhir pekan, dan tujuan utama saya adalah membalas kerja keras yang dicurahkan oleh setiap anggota tim dengan cara terus berbenah, membuat keputusan yang lebih mataj, serta merepresentasikan tim dengan cara terbaik, tambahnya menegaskan komitmen jangka panjangnya bersama skuad peraih gelar juara konstruktor tersebut.

Insiden di Singapura sendiri merupakan puncak dari rangkaian triple-header yang berjalan sangat berat bagi McLaren, di mana mereka gagal mengamankan satu pun podium dan kesulitan menandingi kecepatan mobil Red Bull yang mendapat upgrade masif. Persaingan di klasemen konstruktor kini semakin menegang dengan sisa enam seri balapan penutup musim, menuntut respons cepat dari departemen teknik yang dipimpin oleh Andrea Stella di markas besar.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU