SPONSORED

Lando Norris: Defisit Kecepatan McLaren di Monza Sangat Menyakitkan

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Lando Norris: Defisit Kecepatan McLaren di Monza Sangat Menyakitkan
TO NEWS OVERVIEW
Monza hasn't been a simple weekend for McLaren © XPB Images

Lando Norris meluapkan frustrasinya setelah hanya mampu mengamankan posisi kedelapan pada sesi kualifikasi Grand Prix Italia. Ia menyebut defisit kecepatan tertinggi yang dialami McLaren di sirkuit Monza sebagai hal yang paling menyakitkan akhir pekan ini.

Pada putaran terakhir di Q3, Lando Norris seharusnya mendapat bantuan slipstream dari rekan setimnya, Oscar Piastri. Namun, kesalahan Piastri di Tikungan 1 yang memaksanya melebar ke area run-off membuat peluang tersebut sirna.

Akibatnya, Oscar Piastri tidak bisa memberikan towing yang diharapkan. Norris pun harus membelah udara sendirian, sebuah kondisi yang sangat merugikan di Monza, sirkuit dengan tuntutan kecepatan tertinggi yang ekstrem.

McLaren Gagal Maksimal di Monza, Strategi Kualifikasi Jadi Biang Keladi
Baca JugaMcLaren Gagal Maksimal di Monza, Strategi Kualifikasi Jadi Biang Keladi

Ketergantungan pada Slipstream di Negeri Para Pembalap Cepat

Norris mengungkapkan bahwa defisit kecepatan di lintasan lurus menjadi masalah utama. Ia mencontohkan bagaimana rivalnya, Kimi Antonelli, mampu mencatat waktu fantastis bahkan tanpa bantuan slipstream, sementara dirinya membutuhkan towing ekstra untuk bersaing.

ADVERTISEMENT

"Hal paling menyakitkan akhir pekan ini hanyalah defisit kecepatan di lintasan lurus," ujar Norris. Ia menambahkan bahwa tanpa slipstream, waktu putarannya menjadi jauh lebih lambat, dan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi tim.

Meski demikian, Norris tidak mau larut dalam kekecewaan. Ia justru melihat momen ini sebagai bukti nyata bahwa McLaren harus terus berbenah di area yang sudah diprediksi akan menjadi titik lemah mereka musim ini.

Dilema Rem dan Start yang Menentukan

Selain masalah aerodinamika, Norris juga mengeluhkan perilaku rem yang tidak konsisten sepanjang akhir pekan. Ia merasa kurang percaya diri saat melakukan pengereman keras di Tikungan 1, salah satu zona pengereman terberat di kalender F1.

ADVERTISEMENT

"Remnya terasa sangat tidak konsisten," jelasnya. "Saat rem melakukan hal seperti hari ini, Anda tidak punya kepercayaan diri sama sekali untuk menyerang batas maksimal di tikungan."

Dengan start dari posisi kedelapan, Norris dipastikan akan menghadapi tantangan berat untuk naik ke podium. Namun, ia tetap optimistis dan siap memberikan perlawanan sengit di balapan yang diprediksi berlangsung ketat.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU