Tekanan besar langsung menghinggapi Andrea Kimi Antonelli dalam sesi kualifikasi Grand Prix Malaysia setelah pelanggaran batas trek harus dibayar mahal. Sang pemuncak klasemen sementara Formula 1 ini kehilangan catatan waktu krusial pada percobaan pertama Q2 akibat terlalu melebar di Tikungan 6, memaksa timnya mengubah strategi ban secara drastis.
Situasi pelik tersebut membuat pebalap muda asal Italia ini kehabisan set ban lunak baru yang ideal. Ketika melaju ke Q3, ia terpaksa mengambil pendekatan lebih konservatif demi mengamankan posisi start tanpa risiko pembatalan catatan waktu untuk kesekian kalinya.
Beruntung bagi Mercedes, penalti grid yang diterima rival terdekatnya, Isack Hadjar, memberikan sedikit angin segar. Posisi start awal yang berada di baris kedua kini terangkat naik satu strip, menempatkan sang bintang muda tepat di grid ketiga untuk menghadapi persaingan sengit esok hari.

Kendati demikian, evaluasi mendalam tetap harus dilakukan kubu panah perak. Kepada media, sang pemimpin kejuaraan dunia mengakui bahwa adaptasi terhadap komponen baru masih menjadi pekerjaan rumah terbesar akhir pekan ini, terutama dalam mencari jendela optimal keseimbangan mobil di atas aspal Sepang yang sangat menuntut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!