Kimi Antonelli Siapkan Pendekatan Baru Hadapi F1 2026

Kimi Antonelli
© F1

Formula 1, Sportrik Media - Kimi Antonelli menjelaskan rencana perubahan pendekatannya menjelang Formula 1 2026, seiring persiapannya menghadapi tantangan internal besar di Mercedes bersama rekan setim yang ia sebut sebagai tolok ukur utama di grid.

Pembalap Italia tersebut menggantikan Lewis Hamilton di Mercedes pada musim 2025 dan langsung mencuri perhatian lewat awal musim yang kuat. Antonelli mencatat sejarah sebagai pembalap termuda yang memimpin balapan dan mencetak fastest lap, keduanya terjadi di Grand Prix Jepang, sebelum meraih pole Sprint di Miami dan podium pertamanya di Kanada.

Namun, performanya menurun selama rangkaian balapan Eropa. Kepala tim Toto Wolff bahkan menyebut penampilan Antonelli di Grand Prix Italia sebagai “underwhelming”. Situasi itu berbalik pada paruh akhir musim, di mana Antonelli tampil lebih konsisten dan kompetitif.

Penampilan terbaiknya datang di Brasil dengan finis kedua sambil menahan tekanan Max Verstappen, serta kebangkitan impresif dari posisi 17 ke podium ketiga di Las Vegas. Antonelli mengakhiri musim hanya terpaut enam poin dari Hamilton di klasemen akhir.

Dengan Mercedes diperkirakan menjadi penantang gelar pada 2026, Antonelli kini bersiap menghadapi rekan setimnya George Russell, yang dipandang sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

“Itu benar benar target saya. Targetnya adalah menang dan pada akhirnya bertarung untuk gelar juara dunia,” kata Antonelli kepada media, termasuk RacingNews365.
“Itu tujuan saya, dan juga menjadi salah satu yang terbaik. George sangat, sangat kuat dan jelas siap bertarung memperebutkan gelar. Dia adalah salah satu benchmark di grid.”

ADVERTISEMENT

“Akan sangat menyenangkan bersaing dengannya,” lanjutnya.
“Di sisi lain, pengalaman tetap penting. Cara Anda mendekati setiap akhir pekan balapan sangat dipengaruhi pengalaman, dan itu masih sangat membantu.”

Antonelli mengakui bahwa ia akan mengubah pendekatan tertentu pada 2026, terutama dalam persiapan akhir pekan balapan, meski ia merasa level mengemudinya sudah setara dengan para pembalap teratas.

“Tahun ini saya akan memiliki pendekatan yang berbeda pada momen tertentu,” ujarnya.
“Saya masih harus belajar banyak, jadi dari sisi pengalaman akan ada perubahan pendekatan, tetapi dari sisi mengemudi, saya pikir kami semua berada di level yang sama.”

Pembalap berusia muda itu menegaskan bahwa jeda antar musim memberinya kesempatan untuk mengevaluasi musim lalu secara menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun mental.

“Saya punya waktu untuk merefleksikan musim lalu, memahami akhir pekan yang berjalan baik dan yang tidak, serta melihat kembali bagaimana persiapan saya,” jelas Antonelli.
“Saya akan mempertahankan hal hal yang membantu, tetapi juga mengubah beberapa pendekatan agar saya bisa lebih siap dan merasa lebih nyaman saat balapan.”

Dengan pengalaman satu musim penuh di Mercedes dan evaluasi menyeluruh terhadap performanya, Antonelli memasuki F1 2026 dengan ekspektasi tinggi. Menghadapi benchmark sekelas George Russell, musim depan akan menjadi ujian nyata sejauh mana perubahan pendekatan tersebut mampu membawanya ke level perebutan gelar juara dunia.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU