Dominasi Antonelli terlihat jelas dari keunggulan lebih dari seperempat detik atas para pesaing terdekatnya pada sesi latihan pembuka di Interlagos. Keunggulan mutlak ini dibangun melalui kecepatan impresif di sektor dua yang terkenal teknis dan menuntut traksi mekanis tinggi. Mobil W17 mampu melahap tikungan-tikungan lambat dan menengah dengan stabilitas luar biasa, sementara keseimbangan sasis membantu menjaga temperatur ban tetap ideal hingga melintasi garis finis.
Meskipun sempat menghadapi sedikit kendala di sektor pertama akibat pendekatan strategi manajemen energi listrik yang berbeda, efisiensi keseluruhan paket aerodinamika Mercedes membuat Antonelli tampil sebagai tolok ukur utama. Kebebasan mental usai memastikan gelar juara dunia turut memuluskan adaptasinya di atas lintasan Sao Paulo yang menuntut teknik pengereman kombinasi tingkat tinggi.

Di sisi lain, kubu McLaren menunjukkan konsistensi menjanjikan melalui kecepatan solid yang diperlihatkan oleh Lando Norris. Penyesuaian pada komponen sayap depan dan lantai mobil memberikan stabilitas optimal pada MCL40, membuat pembalap asal Inggris tersebut mampu mencatatkan waktu kompetitif dengan relatif mudah tanpa kendala berarti pada traksi ban.
Sebaliknya, hari pembukaan di Interlagos menjadi ujian berat bagi Ferrari yang tampak tertinggal jauh dalam hal kecepatan satu lap maupun simulasi balap jarak jauh. Tim insinyur di Maranello harus segera merumuskan perbaikan setelan dasar agar ketertinggalan performa ini dapat segera dipangkas sebelum sesi kualifikasi penentu akhir pekan dimulai.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!