Menatap akhir pekan penentuan di Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos, Frederic Vasseur menegaskan pendiriannya terkait dinamika internal tim Scuderia Ferrari. Prinsipal asal Prancis tersebut dengan tegas menolak penerapan batasan atau instruksi restriktif yang mengatur cara bertarung kedua pembalap bintangnya di atas lintasan. Isu mengenai tensi internal sempat memanas menyusul insiden kontroversial yang melibatkan Lewis Hamilton dan Charles Leclerc pada paruh musim sebelumnya.
Dalam sesi jumpa pers resmi FIA jelang bergulirnya rangkaian Formula 1 Grand Prix Brasil, Vasseur menjelaskan bahwa dirinya bersama manajemen telah melakukan pertemuan tertutup untuk meredakan ketegangan. Ia menekankan bahwa fokus utama seluruh anggota skuad Maranello saat ini adalah kepentingan kolektif, di mana ego personal harus dikesampingkan demi mengoptimalkan perolehan poin penting di sisa kalender balap.
Ketika disinggung mengenai tantangan mengendalikan dua pembalap dengan mentalitas juara dunia dan agresivitas tinggi, Vasseur mengakui situasi tersebut menuntut perhatian ekstra dari pit wall. "Bukan hal yang mustahil, tetapi memang rumit. Performa luar biasa lahir dari fakta bahwa mereka sangat kompetitif. Di setiap putaran, keduanya memantau apa yang dilakukan rekan setim dan mencoba mengukur kemampuan satu sama lain," ungkap Vasseur saat memberikan wawancara eksklusif kepada media.

Lebih lanjut, ia mengaitkan persaingan ketat di garasi Ferrari dengan peningkatan performa signifikan yang ditunjukkan tim dalam beberapa balapan terakhir. Menurutnya, dorongan alami untuk saling mengungguli justru menjadi katalisator positif, asalkan batas profesionalisme tetap dijunjung tinggi di setiap sesi latihan bebas hingga tikungan krusial saat balapan utama akhir pekan ini.
Menanggapi desas-desus mengenai perlunya protokol atau panduan khusus saat duel jarak dekat, sang prinsipal secara terbuka menepis gagasan tersebut. "Saya sama sekali tidak percaya pada aturan semacam itu. Apakah saya harus mendikte bahwa mereka harus memberi ruang satu meter dua puluh sentimeter saat mendekati tikungan? Aturan yang paling tepat adalah rasa hormat terhadap tim, para sponsor, merek, dan seluruh orang yang bekerja keras di balik layar," pungkasnya menutup diskusi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!