MotoGP, Sportrik Media – Mentor dan manajer Toprak Razgatlioglu, Kenan Sofuoglu, menyatakan bahwa penampilan debut publik juara WorldSBK tiga kali itu di tes pasca-musim Valencia (18/11/2025) belum mencerminkan "Toprak kami yang sesungguhnya". Meski finis ke-18 dengan gap 1,294 detik dari waktu terbaik Raul Fernandez, Sofuoglu menilai ada margin besar untuk berkembang.
Pembalap Prima Pramac Yamaha ini baru saja menyelesaikan tes pribadi di Aragon dengan kondisi buruk seminggu sebelumnya. Di Valencia, sesi pagi terganggu lintasan basah pasca hujan malam, sehingga waktu efektif baru didapat di sore hari.
Selain itu, Razgatlioglu tetap menjadi Yamaha tercepat kedua di belakang Fabio Quartararo, serta mengalahkan rekan setim Jack Miller dan Alex Rins. Ini menunjukkan fondasi kuat meski ia hanya punya satu unit prototipe V4 baru dari Yamaha.
"Jujur, dari catatan waktu ia sekitar 1,5 detik lebih lambat, tapi saat saya melihatnya, saya tidak melihat 'Toprak kami'," ujar Sofuoglu kepada siaran MotoGP World Feed.
"Ia sedikit takut karena saat ini hanya ada sedikit motor V4, hanya satu untuk Toprak. Ia belum mempush sepenuhnya."
ADVERTISEMENT
Komentar ini menyoroti sikap hati-hati Razgatlioglu di awal adaptasi, berbeda dari gaya agresif khasnya di WorldSBK yang mengandalkan pengereman ekstrem.
Analisis lebih dalam mengungkap bahwa pendekatan konservatif ini wajar untuk rookie MotoGP, apalagi dengan keterbatasan motor dan transisi dari ban Pirelli ke Michelin. Namun, Sofuoglu yakin gaya braking Razgatlioglu akan tetap efektif dan "mengejutkan banyak orang" di kelas primer, seperti saat ia mendominasi WorldSBK dulu.
Bandingkan dengan rookie lain seperti Diogo Moreira di posisi 21, Razgatlioglu langsung unggul sebagai pendatang baru tercepat. Target Sofuoglu jelas: jadikan Toprak rider Yamaha terbaik di 2026, bahkan bersaing ketat dengan Quartararo.
Dengan tes privat lanjutan di Valencia pada 19 November fokus pada set-up dan elektronik, proses adaptasi berlanjut. Karena masih terikat kontrak BMW hingga akhir tahun, Razgatlioglu belum boleh beri pernyataan langsung, tapi observasi Sofuoglu beri gambaran optimis.
Prospek 2026 semakin cerah: Yamaha butuh talenta segar seperti Razgatlioglu untuk bangkit, dan jika "Toprak sejati" muncul lebih awal, podium bisa datang cepat di tengah persaingan ketat Ducati.
Ikuti update eksklusif MotoGP hanya di Sportrik.com.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!