SPONSORED

Jorge Martin Ungkap Kontrak Ducati yang Batal

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Jorge Martin Ungkap Kontrak Ducati yang Batal TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Jorge Martin mengungkap dirinya telah menandatangani kontrak untuk bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2023, sebelum keputusan tersebut dibatalkan dan kursinya diberikan kepada pembalap lain. Martin menyatakan perubahan itu terjadi pada 2022, ketika ia masih menjalani musim keduanya bersama Pramac Racing.

Martin memasuki MotoGP bersama Pramac dan Ducati pada 2021. Ia kemudian menjadi salah satu kandidat untuk dipromosikan ke skuad pabrikan setelah memperlihatkan kecepatan dalam fase awal kariernya. Namun, menurut pengakuannya dalam podcast Gypsy Tales, kesepakatan yang telah ditandatangani untuk musim 2023 tidak pernah diwujudkan oleh Ducati.

“Pada 2022, saya sudah menandatangani kontrak untuk menjadi pembalap pabrikan pada 2023. Pada satu titik mereka mengatakan kepada saya, ‘Anda tidak akan pergi ke sana; kami tidak menginginkan Anda; kami menginginkan pembalap lain’,” kata Martin.

Marc Marquez Waspadai Ujian Fisik di Brno 2026
Baca JugaMarc Marquez Waspadai Ujian Fisik di Brno 2026

Kursi tersebut akhirnya diberikan kepada Enea Bastianini, yang memenangi empat balapan bersama Gresini pada musim 2022 dan menutup kejuaraan di posisi ketiga. Bastianini menggunakan Ducati spesifikasi 2021, tetapi performanya sepanjang musim membuatnya unggul dalam persaingan internal untuk mendampingi Francesco Bagnaia di tim utama.

ADVERTISEMENT

Martin kemudian menandatangani kesepakatan baru dan tetap bersama Pramac. Ia menerima keputusan tersebut karena masih memperoleh motor spesifikasi pabrikan, sehingga perbedaan teknis antara posisinya di tim satelit dan kursi Ducati Lenovo tidak terlalu besar. Dukungan mesin, perangkat aerodinamika, dan pengembangan motor terbaru tetap memberinya peluang untuk bersaing di barisan depan.

“Kemudian kami menandatangani kontrak lain, dan saya menerima situasi tersebut karena saya bahagia dengan tim Pramac. Saya memiliki motor pabrikan, jadi apabila mempertimbangkan semuanya, situasinya tidak terlalu berbeda,” ujar Martin.

Dilansir dari Crash.net, Martin kembali masuk dalam persaingan gelar pada 2023 dan mendekati peluang promosi ke tim pabrikan untuk musim berikutnya. Sebuah kondisi disebut muncul pada akhir pekan Valencia, yakni Martin dapat naik ke skuad utama untuk 2024 apabila berhasil merebut gelar dunia. Namun, Francesco Bagnaia mempertahankan kejuaraan, sementara Ducati melanjutkan kerja sama dengan Bastianini untuk tahun kedua kontraknya.

ADVERTISEMENT

Situasi serupa kembali terjadi menjelang musim 2025. Martin menjadi kandidat utama untuk bergabung dengan tim pabrikan Ducati dan disebut telah mendapat indikasi positif sebelum Grand Prix Italia. Namun, arah keputusan berubah setelah Marc Marquez menegaskan tidak akan menerima motor pabrikan apabila harus tetap ditempatkan di Pramac.

Ducati kemudian memilih Marquez untuk bergabung dengan tim pabrikan, sedangkan Martin menandatangani kontrak dua tahun bersama Aprilia mulai musim 2025. Perpindahan itu terjadi setelah Martin merebut gelar dunia MotoGP 2024 bersama Pramac, menjadikannya pembalap tim independen pertama pada era modern yang memenangkan kejuaraan kelas utama.

“Pada tahun berikutnya, saya berada dalam persaingan gelar. Dalam beberapa balapan terakhir, saya sangat dekat dengan kemenangan, dan mereka menginginkan saya kembali ke tim pabrikan, tetapi mereka sudah memiliki kontrak dengan pembalap lain,” kata Martin.

ADVERTISEMENT

Martin menggunakan pengalamannya untuk mempertanyakan nilai praktis sebuah kontrak ketika pabrikan masih dapat mengubah arah program pembalap. Pernyataannya tidak menjelaskan secara terperinci klausul, kondisi, atau mekanisme hukum dari kesepakatan 2023 tersebut. Karena itu, pengungkapan ini tetap menjadi versi Martin mengenai proses pengambilan keputusan Ducati, bukan konfirmasi resmi dari pabrikan.

“Kontrak tidak berarti apa-apa bagi pabrikan besar. Mereka memainkan permainan dengan kami para pembalap,” ujarnya.

Perjalanan Martin bersama Aprilia pada 2025 kemudian terganggu oleh sejumlah cedera dan perselisihan kontrak setelah ia mencoba menggunakan klausul pelepasan. Ia pada akhirnya tetap menjalani tahun kedua dalam kesepakatan tersebut. Narasi yang diberikan juga menyebut Martin akan bergabung dengan Yamaha pada musim berikutnya, meski fokus terdekatnya tetap menyelesaikan program saat ini dan memulihkan performanya menjelang putaran berikutnya di Brno.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU