MotoGP, Sportrik Media - Jorge Martin menilai performanya pada MotoGP Thailand 2026 sebagai “9 dari 10” setelah finis keempat di Sirkuit Buriram. Pembalap Aprilia itu yakin hanya membutuhkan satu langkah kecil lagi untuk bisa bergabung dalam perebutan kemenangan bersama rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Kemenangan dominan Bezzecchi di Buriram memang menjadi sorotan utama akhir pekan tersebut, namun Martin juga merasa sangat puas dengan hasilnya. Hal itu cukup signifikan mengingat pembalap Spanyol tersebut hanya menjalani dua hari pengujian pramusim setelah harus menjalani operasi lanjutan akibat cedera yang dialami pada musim sebelumnya.
Meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, Martin mampu menunjukkan performa kompetitif sepanjang akhir pekan. Ia bahkan terlibat pertarungan langsung dengan pembalap seperti Marc Marquez dan Pedro Acosta sebelum akhirnya finis sekitar tiga detik di depan pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez.

Salah satu hal paling penting bagi Martin adalah perasaan percaya diri yang kembali ia rasakan di atas motor Aprilia. Setelah musim 2025 yang terganggu oleh berbagai cedera, ia mengaku untuk pertama kalinya kembali merasakan kondisi balap seperti sebelumnya.
“Saya sangat senang,” kata Martin.
“Setelah hanya dua hari tes, bisa datang ke sini, memperbaiki dasar motor, dan finis di lima besar pada kedua balapan serta kualifikasi adalah sesuatu yang bagus.”
Pada fase awal balapan utama, Martin bahkan merasa sangat nyaman dengan ritme yang dimilikinya. Ia mampu bersaing langsung dengan beberapa rival utama sebelum fokus menjaga konsistensi hingga garis finis.
“Pada awal grand prix saya merasa sangat baik. Saya kembali bertarung dengan Marc dan dengan Pedro. Saya merasa kembali seperti diri saya yang dulu,” ujarnya.
Meski demikian, Martin menyadari masih ada beberapa aspek teknis pada motor RS-GP yang perlu ditingkatkan jika ingin menyaingi kecepatan Bezzecchi dan para pembalap di barisan depan.
“Tentu saya masih perlu terus meningkatkan set-up untuk mengejar Marco dan pembalap lainnya. Misalnya Raul tidak terlalu jauh dari saya, jadi podium sebenarnya mungkin saja,” kata Martin.
Pembalap asal Madrid itu menilai akhir pekan di Thailand hampir sempurna baginya, meskipun ia mengakui masih ada ruang untuk peningkatan performa.
“Saya bisa menilai akhir pekan ini mungkin 9 dari 10 karena saya bisa berada di posisi itu. Tapi saya sangat senang bisa finis, itu target utama saya dan terus membuat langkah maju.”
Martin juga mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya ternyata jauh lebih baik dibanding perkiraannya menjelang balapan pembuka musim.
“Saya sebenarnya jauh lebih dekat ke kondisi fisik penuh dibanding yang saya perkirakan,” jelasnya.
“Pada tes, menyelesaikan 12 lap saja terasa terlalu berat. Di Sprint, 13 lap masih oke. Dan hari ini 26 lap memang menantang, tetapi tidak lebih sulit dari biasanya.”
Selain faktor kebugaran, Martin menilai tantangan utamanya saat ini adalah memahami karakter motor Aprilia secara lebih mendalam. Setiap lap yang ia jalani memberikan pemahaman baru tentang bagaimana memaksimalkan performa RS-GP.
“Ini lebih tentang memahami motor. Setiap lap saya semakin beradaptasi dengan motor ini. Saya mulai mengetahui kelemahan saya dan area yang perlu diperbaiki,” katanya.
Menurut Martin, pekerjaan besar yang ia lakukan bersama tim sepanjang akhir pekan di Buriram difokuskan pada detail kecil yang dapat meningkatkan performa secara keseluruhan.
“Secara keseluruhan saya bekerja sangat keras akhir pekan ini untuk memahami detail kecil yang perlu ditingkatkan.”
“Hari ini saya membuat satu langkah lagi. Mungkin akan ada beberapa balapan di mana saya merasa lebih baik dan beberapa yang lebih sulit. Tapi secara keseluruhan motor ini bekerja sangat baik untuk saya.”
Ia menegaskan bahwa tujuan berikutnya adalah menemukan set-up dasar yang konsisten sehingga ia tidak perlu terus beradaptasi dengan karakter motor pada setiap sirkuit.
“Sekarang saya selalu menyesuaikan gaya dengan motor. Jadi ketika saya bisa menyerang seperti yang saya inginkan, saya akan membuat satu langkah kecil lagi.”
“Dan langkah kecil itu akan membawa saya ke pertarungan untuk kemenangan.”
Hasil kuat di Buriram juga membuat Martin menempati posisi keempat klasemen sementara MotoGP 2026. Sementara itu Bezzecchi berada di posisi kedua klasemen setelah sebelumnya mengalami kecelakaan saat memimpin Sprint Race, dengan Acosta memimpin klasemen menjelang putaran berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!