SPONSORED

Jorge Martin Nekat Ke Sepang 2026 Meski Cedera Pergelangan Tangan Demi Gelar Juara

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Jorge Martin Nekat Ke Sepang 2026 Meski Cedera Pergelangan Tangan Demi Gelar Juara
TO NEWS OVERVIEW
Jorge Martin Nekat Ke Sepang 2026 Meski Cedera Pergelangan Tangan Demi Gelar Juara

Jorge Martin telah memutuskan untuk terbang ke Malaysia dengan satu tujuan utama yang melampaui sekadar menyelesaikan akhir pekan balapan, yakni berjuang mempertahankan peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Pembalap andalan Aprilia tersebut tiba di Sirkuit Sepang hanya berselang beberapa hari usai mengalami patah tulang radius pada pergelangan tangan kanannya saat sesi Sprint Race di Australia, sebuah cedera parah yang memaksanya absen dari balapan utama hari Minggu lalu. Kini, tekad bulat membawanya ke Negeri Jiran untuk menguji ketahanan fisik di atas kuda besi, kendati lampu hijau untuk menuntaskan seluruh rangkaian akhir pekan belum berada di tangan.

Situasi pelik ini kembali membuka perdebatan klasik yang telah mengakar di dunia balap motor selama berpuluh-puluh tahun: sejauh mana seorang atlet ekstrem sanggup memaksakan batas tubuhnya ketika menyadari dirinya tengah menggenggam kesempatan emas yang barangkali tidak akan pernah datang untuk kedua kalinya dalam karier mereka.

Johann Zarco Bongkar Persiapan Jelang MotoGP Qatar 2026 dan Soroti Isu Keamanan
Baca JugaJohann Zarco Bongkar Persiapan Jelang MotoGP Qatar 2026 dan Soroti Isu Keamanan

Martin sama sekali tidak menutup-nutupi beratnya tantangan yang ada di depan mata. Ia secara terbuka mengakui bahwa mengendarai motor purwarupa bermesin masif dengan kondisi pergelangan tangan patah akan terasa sangat sulit serta menyiksa, mengingat ia bahkan masih kesulitan melakukan gerakan sederhana sehari-hari seperti menyikat gigi menggunakan tangan kanannya.

ADVERTISEMENT

Persoalan krusial tentu bukan sekadar menahan rasa sakit semata, melainkan fakta bahwa tangan kanan yang sama memegang kendali penuh atas bukaan gas dan rem depan, dua komponen paling vital untuk menjinakkan motor MotoGP di lintasan teknis seperti Sepang yang terkenal memiliki karakter tikungan kanan yang mendominasi.

Meski demikian, pembalap asal Spanyol itu tetap ngotot untuk mencoba peruntungannya di lintasan. Alasan utamanya sangat rasional secara olahraga, di mana ia saat ini tertinggal sepuluh poin saja dari Marc Marquez dalam tabel klasemen sementara dan pantang menyerah begitu saja sebelum membuktikan sendiri kapasitas fisiknya di atas aspal.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU