Pekan balap akhir pekan ini di Sirkuit Lusail berubah menjadi ujian berat bagi Jorge Martin setelah masalah cedera pergelangan tangannya kembali memburuk pada sesi kualifikasi. Pembalap andalan Aprilia Racing tersebut harus puas mengamankan posisi start ke-11 di grid setelah berjuang keras mengatasi rasa sakit yang mendera sepanjang sesi penentuan posisi terdepan.
Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad pabrikan Noale yang sebelumnya sempat memetik hasil positif pada hari Jumat. Manajer tim Paolo Bonora secara terbuka mengakui bahwa target akhir pekan harus disesuaikan kembali secara realistis mengingat kondisi fisik sang juara dunia yang semakin mengkhawatirkan di atas lintasan.
"Ia melakukan pekerjaan yang luar biasa kemarin, terlepas dari rasa sakit dan fraktur yang dialaminya," ujar Bonora mengenai perjuangan anak asuhnya dalam menembus langsung ke sesi Kualifikasi 2. "Namun, untuk jujur kepada Anda, kondisi hari ini sedikit lebih buruk daripada kemarin. Ia bisa merasakan sakit saat mengubah arah motor dan bahkan nyeri yang jauh lebih hebat saat melakukan fase pengereman keras."

Masalah fisik tersebut membuat sang pembalap Spanyol kesulitan mengeluarkan potensi maksimal motornya di tikungan-tikungan teknis Lusail. Frustrasi pun sempat memuncak di penghujung sesi ketika ia terlibat gestur protes terhadap Pedro Acosta yang dinilai mengganggu percobaan putaran terakhirnya.
Tim medis kini harus bekerja ekstra keras memberikan pereda nyeri dan antiinflamasi agar sang pembalap bernomor 89 tersebut mampu merampungkan sisa rangkaian balapan akhir pekan ini. Dengan tantangan fisik yang masif, fokus utama tim saat ini adalah meminimalkan kelelahan dan mengamankan poin sebanyak mungkin dari barisan tengah.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!