Jack Le Brocq's #4 Matt Stone Racing Camaro mungkin bukan mobil yang diharapkan menjadi sorotan di Bend Motorsport Park, tetapi Jack Le Brocq dan timnya memiliki alasan untuk tersenyum setelah performa luar biasa dari pembalap pengganti, Jack Jones. Jones, yang dipanggil mendadak untuk mengisi kursi enduro setelah Cameron Crick jatuh sakit, memulai balapan dari posisi ke-15. Namun, start yang rumit membuatnya turun ke posisi ke-23 saat memasuki Tikungan 1. Dengan semangat juang tinggi, ia berhasil menembus 10 besar hanya dalam empat putaran, dan akhirnya finis di posisi keempat.
Dalam wawancara dengan Speedcafe, Jones mengaku balapan tersebut sangat menyenangkan. "Itu cukup menyenangkan, balapan seperti itu benar-benar dinikmati," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa start memang sulit karena kondisi lintasan yang licin. "Saya tahu start akan sulit karena bahkan ketika kami tiba di grid setelah putaran keluar pertama dan saya keluar dari mobil, ada tiga garis cat berbeda di dalam kotak grid. Jadi saya sangat hati-hati saat start, hanya mencoba menariknya seperti di lampu lalu lintas, tapi tidak peduli berapa banyak throttle yang saya berikan, mobil langsung berputar," tambahnya.
Jones melihat kemungkinan itu dan merasa frustrasi karena merasa tidak bergerak dan disalip dari kiri dan kanan. "Itu beberapa putaran pertama yang luar biasa. Ada banyak hal terjadi dan beberapa mobil keluar, tapi saya cukup nyaman dan percaya diri dengan mobil di bawah saya dan bisa maju dan melakukan beberapa overtake keren, serta mempelajari di mana grip di sirkuit," jelasnya.

Saat restart, Jones berada di posisi keempat ketika Tim Slade's Grove Racing Mustang mengalami wheelspin di depan dan hampir berputar keluar lintasan. Namun, Jones tidak menyadari betapa dekatnya panggilan itu. "Meskipun saya masih P4, kabut dari tiga mobil di depan sudah cukup membuat saya buta pada saat itu," katanya. "Saya melihat Tim saat ia pulih dan dia lebih lambat, dan saya juga aquaplaning di lintasan lurus depan. Ketika Anda melihat mobil lambat muncul dari kabut, insting alami Anda adalah bereaksi dan menghindar. Tapi itu bisa membuat Anda berputar, jadi Anda harus panik dengan tenang dalam situasi seperti itu dan perlahan menyingkirkan mobil, melakukan manuver dan melepas throttle perlahan, bukan langsung melepas throttle."
Pertarungan antara Jones dan Slade berlangsung sengit di tikungan-tikungan awal, dan Jones akhirnya berhasil menyalip Slade di Tikungan 4. "Itu benar-benar liar dan balapan yang sangat menyenangkan, setiap restart ada saja yang terjadi," kenangnya.
Pencapaian Jones semakin istimewa karena ia bergabung dengan tim enduro secara mendadak pada bulan Agustus untuk menggantikan Cameron Crick yang sakit. Juara Porsche Carrera Cup Australia dua kali itu juga hanya memiliki waktu terbatas di lintasan setelah kegagalan rem mengakhiri tes pra-enduro di Queensland Raceway secara dini. "Akhir pekan itu sungguh luar biasa," kata Jones. "Ini adalah panggilan mendadak bagi saya untuk masuk ke kursi enduro tahun ini dengan Matt Stone, dan..."
Penampilan Jones di Bend menunjukkan kemampuan adaptasi dan ketenangan di bawah tekanan, menjadikannya salah satu pembalap yang patut diperhitungkan di sirkuit enduro. Dengan hasil ini, ia tidak hanya membantu timnya meraih poin berharga tetapi juga membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan kesempatan di level tertinggi Supercars.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!