Jonathan Rea merasa puas dengan persiapan Honda menjelang Suzuka 8 Hours 2026 setelah menyelesaikan tes terakhir selama dua hari.
Rea bergabung dengan Takumi Takahashi, pemenang Suzuka 8 Hours tujuh kali, serta pembalap pabrikan WorldSBK Honda, Somkiat Chantra. Kombinasi tersebut memberi Honda susunan kuat untuk menghadapi balapan ketahanan Jepang yang menjadi salah satu event paling bergengsi di kalender endurance.
Kondisi cuaca pada hari kedua tes menghadirkan hujan, sehingga Rea mendapat kesempatan memahami karakter ban dan motor dalam kondisi basah. Menurutnya, variasi kondisi tersebut justru menjadi modal penting sebelum sesi kualifikasi Jumat dan balapan utama pada Minggu.

"Saya puas dengan pekerjaan kami selama dua hari ini," kata Rea setelah tes Rabu.
"Ini Suzuka 8 Hours pertama untuk Chantra, tetapi kami sudah berbagi motor dan ketiga pembalap menunjukkan pace yang bagus."
"Kondisi cuaca berbeda hari ini, tetapi saya senang karena bisa memahami ban dan motor dalam kondisi basah. Apa pun cuaca pada Minggu, setidaknya kami siap untuk kedua kondisi."
Rea juga menilai dinamika internal garasi berjalan positif. Ia memuji perkembangan Chantra yang semakin cepat secara bertahap, sekaligus menegaskan perannya untuk memberi masukan berdasarkan pengalaman, baik soal motor, kondisi lintasan, maupun karakter sirkuit.
"Chantra melakukan pekerjaan yang sangat bagus. Selangkah demi selangkah ia semakin cepat dan pagi ini ia sangat impresif."
"Tentu, kapan pun saya bisa, saya mencoba membantunya karena saya punya pengalaman bagus dan ini pertama kalinya ia tampil di Suzuka 8 Hours. Ia punya semua talenta untuk cepat, tetapi terkadang saya bisa memberi masukan tentang motor, kondisi, atau sirkuit."
Di sisi lain, Rea menyebut Takahashi sebagai pembalap Suzuka paling sukses dalam sejarah dan menilai kecepatan rekan setimnya itu kuat di kondisi basah maupun kering. Fokus Honda kini diarahkan pada kerja internal garasi, bukan membaca kekuatan rival, karena setiap tim menjalankan strategi tes yang berbeda.
"Di sini kami adalah satu tim. Kami bekerja seperti keluarga karena semua orang memiliki tujuan yang sama. Mengenai tim lain, saya tidak terlalu memikirkan mereka karena kami sudah punya cukup banyak hal untuk difokuskan di dalam garasi kami sendiri."
Persiapan ini memberi Honda fondasi teknis penting sebelum Suzuka 8 Hours 2026, terutama setelah data kering dan basah berhasil dikumpulkan dalam tes terakhir. Jika ritme kerja tersebut berlanjut, Rea menilai Honda memiliki dasar yang cukup kuat untuk menjalani kualifikasi dan balapan utama dengan pendekatan kompetitif.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!