Liam Lawson menegaskan tidak ada alasan performa kuat Racing Bulls tidak bisa berlanjut setelah finis keenam di F1 Inggris 2026 di Silverstone.
Pembalap Selandia Baru itu finis di depan rekan setimnya, Arvid Lindblad, yang berada di posisi ketujuh. Hasil tersebut menjadi poin kelima beruntun bagi Lawson dan memperkuat momentum Racing Bulls menjelang jeda musim panas.
Racing Bulls juga memangkas jarak dari Alpine di klasemen konstruktor. Selisih yang sebelumnya 13 poin pada awal akhir pekan kini tinggal satu poin dalam perebutan posisi kelima, setelah Franco Colapinto dan Pierre Gasly finis kesembilan serta kesepuluh untuk tim Enstone.

Lawson mengakui start balapannya tidak ideal, tetapi ia mampu memaksimalkan lap pertama di Silverstone. Menurutnya, karakter energi pada lap awal memungkinkan pembalap mendapatkan beberapa posisi sebelum mobil Racing Bulls mulai menunjukkan kekuatan utamanya pada paruh kedua stint.
"Ini hari yang bagus," kata Lawson kepada Sky Sports F1. "Start kami tidak terlalu bagus, tetapi lap pertama di sini sangat baik, dengan cara energi bekerja."
"Bahkan pada lap pertama, Anda bisa mendapatkan cukup banyak posisi."
"Kemudian mobil benar-benar bagus, terutama pada paruh kedua stint bagi kami; mobil benar-benar hidup, jadi saya cukup senang."
Lawson kini mengoleksi 39 poin musim ini, hanya tiga poin di belakang Gasly yang berada di posisi kesembilan. Dari lima finis poin beruntunnya, empat di antaranya datang di posisi delapan besar, menegaskan peningkatan konsistensi sejak Racing Bulls membawa pengembangan besar ke Montreal.
"Tes besarnya adalah pergi ke Barcelona dan menguji balance high-speed, karena kami belum mendapatkan itu sejak membawa upgrade besar ini ke Kanada, dan hasilnya benar-benar sangat bagus," jelas Lawson.
"Mobil terus membaik setiap akhir pekan. Semuanya sangat kuat. Jelas ada beberapa trek sulit yang akan datang, tetapi tidak ada alasan mengapa mobil tidak bisa tetap kuat di sana juga."
Pernyataan Lawson menempatkan Racing Bulls dalam posisi kompetitif yang semakin serius melawan Alpine. Dengan upgrade yang mulai memberi hasil konsisten, fase berikutnya musim akan menjadi ujian apakah kecepatan Silverstone dapat dipertahankan di trek dengan karakter berbeda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!