Pembalap andalan tim Aruba.it Racing Ducati, Alvaro Bautista, menyadari bahwa semangat kompetitifnya mungkin telah menjadi bumerang setelah ia melahap total 32 putaran di Sirkuit MotorLand Aragon selama sesi latihan bebas WorldSBK. Sang juara dunia dua kali ini datang ke Spanyol dengan kondisi fisik yang masih dipertanyakan, menyusul insiden kecelakaan parah di sesi latihan bebas ketiga (FP3) seri Ceko dua pekan lalu yang menyebabkan pergelangan kakinya retak dan memaksanya absen dari balapan.
Baru saja naik meja operasi pada awal pekan lalu, Bautista berhasil melewati tes medis ketat dari kejuaraan pada hari Kamis dan mendapat lampu hijau final usai menjalani percobaan di sesi FP1 Jumat pagi. Namun, kepada situs resmi kejuaraan seusai merampungkan sesi latihan kedua (FP2), pembalap veteran tersebut secara terbuka mengakui bahwa ia telah melakukan terlalu banyak putaran yang pada akhirnya membuat kakinya mengalami kelelahan ekstrem dan memicu kekhawatiran baru atas kebugarannya.
Bautista menceritakan pengalaman mengerikan saat pertama kali memacu motornya di FP1, mendeskripsikan sensasi di mana otaknya merasa seolah-olah pergelangan kakinya sudah tidak ada. Ia mencoba memberikan tekanan pada kakinya, namun sarafnya tidak merespons. Meski secara perlahan perasaannya membaik dan rasa sakitnya mulai bisa ditoleransi memasuki sesi FP2, akumulasi 32 putaran pada akhirnya menguras batas ketahanan fisiknya. Kini, sang juara bertahan harus bergantung pada terapi intensif sepanjang malam dan mengevaluasi respons tubuhnya pada keesokan harinya untuk menentukan apakah ia benar-benar sanggup menghadapi kerasnya balapan kompetitif.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!