SPONSORED

Johann Zarco Beberkan Perjuangan Jadi Rider Honda Tercepat di Qatar

Notifikasi
Rifki Haryadi
Rifki Haryadi
0 Google Add us as preferred source
Johann Zarco Beberkan Perjuangan Jadi Rider Honda Tercepat di Qatar
TO NEWS OVERVIEW
Honda-Speerspitze Johann Zarco© Gold and Goose

Akhir pekan balap Grand Prix di Sirkuit Lusail kembali menghadirkan tantangan teknis tersendiri bagi para pembalap kelas premier, termasuk Johann Zarco yang menjadi tumpuan utama kubu pabrikan sayap tunggal. Pembalap asal Prancis tersebut langsung tancap gas di sesi latihan bebas pertama untuk mengamankan posisi sepuluh besar, sekaligus menegaskan statusnya sebagai penggebrak motor Honda paling kompetitif di lintasan gurun pasir malam hari.

Kendati berhasil menjadi yang terdepan di antara para pengguna RC213V, sang veteran LCR Honda tidak dapat menyembunyikan rasa terkejutnya atas jarak waktu yang terpaut dari barisan terdepan. Pada sesi pembuka tersebut, ia sempat tertinggal lebih dari satu detik dari catatan waktu acuan tercepat yang dibukukan oleh Marc Marquez, membuat jalannya sesi latihan berjalan penuh evaluasi mendalam terkait set-up sasis dan aerodinamika.

Memasuki sesi latihan sore menjelang malam di bawah sorotan lampu lampu floodlight sirkuit, performa kuda besi bernomor 5 tersebut menunjukkan grafik peningkatan yang cukup positif. Meskipun gempuran para pembalap Ducati seperti Fabio Di Giannantonio masih terlalu tangguh untuk dikejar, Zarco sukses mengamankan tiket langsung ke sesi kualifikasi kedua setelah mencatatkan waktu putaran yang kompetitif.

Nicolo Bulega Tatap MotoGP 2026 dan Jagokan Iker Lecuona Juara WorldSBK
Baca JugaNicolo Bulega Tatap MotoGP 2026 dan Jagokan Iker Lecuona Juara WorldSBK

"Saya sempat merasa cukup terkejut dengan seberapa banyak waktu yang hilang dari barisan terdepan pada awal sesi," ungkap Zarco mengomentari jalannya hari pertama di Lusail. Ia menambahkan bahwa upaya melakukan time attack pada percobaan kedua sempat terhambat oleh kesalahan kecil akibat tekanan yang tinggi, meski pada akhirnya keberuntungan masih berpihak kepadanya untuk lolos otomatis ke Q2.

ADVERTISEMENT

Kompetisi internal pabrikan Jepang ini juga memperlihatkan dominasi pengalaman sang pembalap senior dibanding rekan semerek lainnya. Dengan tingkat kesulitan motor yang menuntut fisik serta konsentrasi tingkat tinggi, kemampuannya memaksimalkan potensi paket teknis menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing Honda di barisan tengah atas.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU