Akhir pekan balap Formula 1 di Sepang meninggalkan rasa frustrasi mendalam bagi Isack Hadjar. Memulai balapan dari P8 akibat penalti mesin, pembalap muda Prancis tersebut sempat tampil menjanjikan di atas ban intermediate setelah sirkuit diguyur hujan. Ia bahkan sukses merangsek ke posisi keempat dan naik ke zona podium menyusul insiden yang dialami rivalnya di pengujung lomba.
Namun, impian meraih podium perdana harus sirna seketika pada four-lap sprint usai periode safety car terakhir. Kehilangan daya cengkeram serta masalah kehabisan baterai membuat mobil Red Bull miliknya tak berdaya menahan gempuran para pembalap Ferrari di trek lurus, yang membuatnya harus puas finis di posisi kelima.

"Sesuatu terasa salah karena saya tidak mungkin tiba-tiba melambat satu detik penuh per lap," keluh Hadjar usai balapan, menyoroti performa mobilnya yang jauh berbeda dibanding sesi-sesi sebelumnya. Masalah baterai yang mendadak drop pada restart krusial membuatnya kehilangan pertahanan diri di sektor lurus.

Sementara rekan setimnya, Max Verstappen, sukses mengamankan kemenangan perdana bagi Red Bull Racing musim ini, Hadjar kesulitan mencari sisi positif dari hasil personalnya. Meski demikian, tambahan 10 poin dari balapan ini tetap membantu tim memperkecil selisih poin di klasemen konstruktor.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!