SPONSORED

Hamilton Minta Maaf Usai Meledak di Radio saat GP Belanda

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Hamilton Minta Maaf Usai Meledak di Radio saat GP Belanda
TO NEWS OVERVIEW
Hamilton Minta Maaf Usai Meledak di Radio saat GP Belanda

Lewis Hamilton mengaku frustrasinya pada Grand Prix Belanda bukanlah "versi terbaik dirinya" setelah meledak di radio tim Ferrari. Dalam balapan di Zandvoort, Hamilton terjebak di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc, yang lebih lambat dengan ban lebih tua, dan melontarkan komentar sinis, "Cara yang bagus untuk membuang waktu, kerja bagus," saat Leclerc akhirnya pit pada lap 43.

Insiden ini menyoroti eksekusi strategi Ferrari yang masih belum mulus. Hamilton membandingkan dengan pergantian ban mulus yang dilakukan Mercedes antara George Russell dan Kimi Antonelli sebagai inspirasi. Namun, Fred Vasseur menjelaskan bahwa Ferrari sebenarnya berencana memanggil Leclerc lebih awal, tetapi harus memperpanjang stint demi menghindari lalu lintas. Sementara untuk Hamilton, rencana awalnya adalah bertahan hingga akhir balapan, tetapi tim tidak ingin memberi tahu rival soal strategi tersebut.

Setelah balapan, Hamilton menulis permintaan maaf di media sosial. "Saya sudah mendengarkan kembali komentar radio dan TV saya. Dalam panasnya momen, frustrasi bisa keluar, terutama ketika Anda peduli sedalam ini," tulisnya. "Tapi itu bukan versi terbaik dari diri saya. Saya bertanggung jawab atas itu, dan saya akan lebih baik."

FIA Kecam Pelecehan Daring Usai Penalti Colapinto di GP Belanda
Baca JugaFIA Kecam Pelecehan Daring Usai Penalti Colapinto di GP Belanda

Hamilton menegaskan bahwa gairahnya berasal dari keyakinannya pada tim dan proyek yang sedang dibangun bersama. "Arahnya jelas. Keyakinannya ada. Dan perjuangannya masih terus berlanjut," tambahnya. Ia juga memuji kerja pabrik yang terus menghadirkan upgrade dan performa.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Hamilton tetap optimis dengan perkembangan Ferrari. Keduanya, Hamilton dan Leclerc, sudah memenangkan grand prix musim ini, dan Hamilton duduk di posisi ketiga klasemen dengan poin sama dengan Russell di posisi kedua. Namun, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam satu putaran kualifikasi.

Pada akhir balapan, Lewis Hamilton finis keempat, sementara Leclerc kelima, setelah virtual safety car membantu Russell bertahan di posisi ketiga. Ini menjadi pelajaran berharga bagi Ferrari untuk memperbaiki komunikasi dan eksekusi strategi di seri-serie berikutnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU